REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki masih menunjukkan fluktuasi dengan tren peningkatan aktivitas vulkanik.
Penumpukan material pada kawah masih cukup banyak, sehingga masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dari pusat erupsi serta sektoral 7 km pada arah Barat Daya-Timur Laut.
Selain itu, masyarakat sekitar diminta untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Baca Juga: Internet Murah 100 Mbps Cuma Rp100 Ribu? Komdigi Ungkap Strategi Rahasianya!
Hal ini disampaikan oleh Tim PVMBG Bandung dalam Rapat Evaluasi Penanganan Masa Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Alam Erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-laki yang berlangsung di ruang rapat Bupati Flores Timur pada Kamis, 13 Februari 2025.
Rapat tersebut dipimpin oleh Penjabat Bupati Flores Timur, Sulastri H. I Rasyid, dan diikuti oleh Kepala BNPB RI melalui Deputi Bidang Penanganan Darurat, unsur Forkopimda, instansi vertikal, serta OPD teknis terkait.
Rapat dilaksanakan secara luring dan daring untuk memastikan koordinasi optimal dalam menghadapi situasi darurat ini.
Baca Juga: Internet Murah 100 Mbps Cuma Rp100 Ribu? Komdigi Ungkap Strategi Rahasianya!
Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid, dalam keterangannya menyebutkan bahwa hasil pemantauan visual dan kegempaan menunjukkan adanya tren kenaikan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki.
Melalui siaran pers bernomor 27/KM.05/BGL/2025, PVMBG telah menaikkan status tingkat aktivitas dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas) per 13 Februari 2025 pukul 03.00 WITA.
Menanggapi peningkatan status ini, Penjabat Bupati Flores Timur, Sulastri Rasyid, telah mengeluarkan imbauan kepada para camat dan kepala desa di kawasan rawan bencana untuk melakukan pemantauan langsung ke lokasi, memastikan ketersediaan logistik dan peralatan, serta mengerahkan sumber daya yang ada guna membantu masyarakat terdampak.
Baca Juga: Pendaftaran Anggota Polri 2025 Dibuka! Gratis, Transparan, dan Tanpa KKN, Cek Syaratnya di Sini!
Bersama Forkopimda, ia juga merekomendasikan peralihan status dari Transisi Darurat ke Pemulihan menjadi Status Tanggap Darurat.
Artikel Terkait
Kontroversi, Warga Desak Pj Bupati Flores Timur Batalkan Pemberhentian Kades Tuakepa!
Rahasia Sukses Jadi Konten Kreator di Facebook: Strategi Ampuh untuk Raup Ratusan Juta Rupiah!
Hukuman Harvey Moeis Naik Jadi 20 Tahun, Mahfud MD Angkat Bicara!
Internet Murah 100 Mbps Cuma Rp100 Ribu? Komdigi Ungkap Strategi Rahasianya!
Mengapa Gas Elpiji 3 Kg di Indonesia Berwarna Hijau? Ini Sejarah dan Asal- usulnya