Hasto dan PDIP membantah tuduhan tersebut, menyebut penyelidikan ini bermotif politik.
PDIP, yang dipimpin oleh mantan Presiden Megawati Sukarnoputri, merupakan partai terbesar di Indonesia namun saat ini berada di luar koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pernyataannya, Hasto menegaskan bahwa dirinya tidak menyesali langkah-langkah yang telah diambilnya dan merasa menjadi target dalam kasus ini.
Baca Juga: Anton Doni, Jejak Pendidikan dan Aktivisme Sang Bupati Flores Timur
Namun, KPK menolak klaim tersebut, menyampaikan kasus ini murni penegakan hukum tanpa intervensi politik.
Lembaga antikorupsi itu akan tetap menjalankan proses hukum yang adil dan transparan sesuai dengan aturan yang berlaku.