hukum-kriminal

Delapan Pemuda Mabuk Moke Diamankan Polsek Maulafa Saat Bikin Onar di Kupang

Selasa, 8 Juli 2025 | 20:39 WIB
Para pelaku saat diamankan Polisi. (Foto TBN Polresta Kupang Kota)

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Delapan pemuda diamankan aparat kepolisian dari Polsek Maulafa, Polresta Kupang Kota, usai membuat keonaran dalam kondisi mabuk akibat mengonsumsi minuman keras tradisional jenis moke.

Peristiwa terjadi pada Selasa dini hari, 8 Juli 2025, sekitar pukul 04.30 WITA di wilayah RT 10 RW 03, Kelurahan Maulafa, Kota Kupang.

Kejadian bermula saat warga setempat, yang masih terlelap, dikejutkan oleh teriakan sekelompok pemuda yang tengah berpesta ulang tahun sambil menenggak miras.

Baca Juga: Labuan Bajo Terancam Over- Tourism? Pemerintah Siapkan Jurus Baru

Ketua RT 10, Tinus Liunome, langsung melaporkan situasi tersebut ke pihak kepolisian.

Mendapatkan laporan, piket Polsek Maulafa di bawah pimpinan Kepala SPKT Aipda Joni Tallo bergerak cepat ke lokasi kejadian.

"Kami mengamankan delapan orang pemuda bersama tiga unit sepeda motor tanpa surat-surat lengkap," ujar Kapolsek Maulafa, AKP Ferry Nur Alamsyah, S.H.

Baca Juga: Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Dahsyat, Kolom Abu Capai 19 Ribu Meter

Delapan pemuda yang diamankan masing-masing berinisial TT (25), ET (22), DS (22), JAT (24), KT (20), MTT (24), NN (23), dan MK (25).

Mereka kemudian digiring ke Mapolsek Maulafa untuk dilakukan pembinaan.

Setelah sadar dari pengaruh alkohol, para pelaku dikenai sanksi sosial berupa membersihkan lingkungan Polsek serta menerima pembinaan langsung dari Kapolsek dan anggota piket.

Baca Juga: TNI Tewaskan Komandan OPM Enos Tipagau di Intan Jaya, Tak Ada Korban Sipil

Mereka juga diberikan peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Tinus Liunome menyampaikan apresiasinya atas respons cepat dari pihak kepolisian.

"Kami merasa tenang karena Polsek Maulafa hadir dan menindaklanjuti laporan warga dengan sigap," katanya.


Baca Juga: Tenggelam di Selat Bali, KNKT Sebut Ada Hal Penting yang Harus Diungkap

Halaman:

Tags

Terkini