REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hendrikus Fernandez Larantuka resmi turun status dari Kelas C menjadi Kelas D.
Penurunan kelas ini diklaim tak memengaruhi pelayanan, bahkan disebut sebagai momentum perbaikan menyeluruh sistem kesehatan di Flores Timur.
Hal ini disampaikan Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, dalam keterangan pers yang diterima REPORTASENTT.COM, Senin (7/7/2025).
Baca Juga: TNI Tewaskan Komandan OPM Enos Tipagau di Intan Jaya, Tak Ada Korban Sipil
"RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka dan sistem kesehatan kita secara umum memang masih membutuhkan banyak pembenahan, mulai dari sarana, kualitas layanan, hingga jumlah dokter dan perawat," ujar Doni.
ICU Jadi Biang Turun Kelas
Bupati Doni menjelaskan, penurunan kelas rumah sakit utamanya disebabkan kekurangan tempat tidur di ruang ICU.
Berdasarkan regulasi, RS Kelas C wajib memiliki minimal 12 tempat tidur di ICU dan NICU (setara 10 persen dari total tempat tidur).
Baca Juga: Kapal Dihantam Gelombang di Tengah Laut, Nasib 7 Nelayan Ini Bikin Lega
Saat ini, RSUD Larantuka masih kekurangan tiga unit.
"Kekurangan tempat tidur di ICU itulah yang jadi acuan utama penurunan kelas. Bukan karena semua kekurangan lain," tegasnya.
Penilaian ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) setelah permintaan dari BPJS Kesehatan dalam proses kredensial akhir 2024.
Baca Juga: Sidak Bupati SBD Viral, Tunjangan Guru Mandek Sejak 2024 Diusut, Dinas Pendidikan Mulai Dibersihkan
Saat ini, pihak manajemen RSUD disebut sedang berupaya memenuhi standar tersebut.
Artikel Terkait
Baru Gabung BRICS, Indonesia Langsung Jadi Sorotan di Brasil
Misteri Tangisan Bayi Dini Hari Terungkap, Seorang Ibu Ini Diamankan Polisi
3 Tersangka Kasus Kematian Brigadir Nurhadi di Gili Trawangan, Dua Eks Polisi Jadi Tersangka
Kapal Dihantam Gelombang di Tengah Laut, Nasib 7 Nelayan Ini Bikin Lega
TNI Tewaskan Komandan OPM Enos Tipagau di Intan Jaya, Tak Ada Korban Sipil