Meski demikian, Ula menegaskan bahwa pesta rakyat tersebut digelar dengan niat tulus untuk membahagiakan masyarakat, baik warga Garut maupun tamu dari luar daerah.
Ia pun mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendoakan para korban dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Saya memohon maaf kepada semuanya, tidak ada maksud dan niatan dari kami untuk melukai keluarga korban," tutup Ula.