hukum-kriminal

Gelombang Dukungan Keluarga Menguat untuk Bidan Aty di Tengah Konflik dengan RS Bukit Lewoleba

Senin, 2 Maret 2026 | 07:30 WIB
Kuasa hukum Mateus Mamun Sare berbincang dengan tetua adat Taka Mangu Stanislaus usai pertemuan keluarga di Lamahora, Minggu (1/3/2026). (Foto/ Bernad Nara)

 

REPORTASENTT.COM, LEWOLEBA- Sekitar 45 anggota Kelompok Arisan Anak Lewotana Helan Langowuyo berkumpul di Lamahora, Minggu (1/3/2026).

Dalam pertemuan itu, keluarga besar menyatakan dukungan kepada Agustina Sabu Beda atau Bidan Aty yang tengah menghadapi persoalan dengan manajemen RS Bukit.

Arisan keluarga yang dipimpin tetua adat Taka Mangu Stanislaus tersebut berlangsung di bawah tenda biru paguyuban.

 

Baca Juga: Selisih Hitung Hak Pekerja, Yayasan Papa Miskin Keuskupan Larantuka Diminta Buka Format Perhitungan Resmi

 

Suasana yang semula dipenuhi keresahan berubah lebih tenang setelah kuasa hukum Aty, Mateus Mamun Sare, memaparkan kronologi perkara yang bergulir.

Taka Mangu mengaku keluarga sempat terpukul oleh informasi yang beredar mengenai dugaan hubungan terlarang yang menyeret nama Aty.

Namun setelah mendengar penjelasan kuasa hukum, keluarga merasa lebih lega.

 

Baca Juga: Solidaritas Jawa Barat Mengalir ke NTT, Mako Polres Sikka Dipenuhi Karangan Bunga atas Ketegasan Ungkap TPPO

“Kami sebagai anak kandung Lewotana Lama Helan Helan Langowuyo sangat terpukul dengan cerita yang beredar. Hari ini kami sudah lebih tenang setelah mendapat penjelasan langsung,” kata Taka Mangu saat berbincang dengan Mateus Mamun Sare.



Ia juga meminta agar persoalan tersebut segera diakhiri melalui jalur damai demi menjaga nama baik keluarga dan semua pihak yang terlibat.



Dalam kesempatan yang sama, Mateus Mamun Sare menjelaskan, persoalan bermula sebelum surat skorsing diterbitkan kepada Aty.

 

Baca Juga: Solidaritas Jawa Barat Mengalir ke NTT, Mako Polres Sikka Dipenuhi Karangan Bunga atas Ketegasan Ungkap TPPO

Halaman:

Tags

Terkini