hukum-kriminal

Polda NTT Kawal Ketat Kematian Fransiskus Asten, Scientific Crime Investigation Diandalkan Ungkap Fakta

Jumat, 20 Maret 2026 | 20:22 WIB
Foto ilustrasi.

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Polda NTT melakukan pengawalan ketat terhadap penyelidikan kematian Fransiskus Xaverius Asten yang ditangani Polres Belu.

Penguatan penanganan perkara dilakukan melalui asistensi dan supervisi langsung guna memastikan proses berjalan transparan, profesional, serta berbasis data ilmiah.

Langkah tersebut ditandai dengan rapat tindak lanjut pengaduan masyarakat yang dipimpin Irwasda bersama Dirreskrimum, Kabid Propam, dan unsur terkait di ruang Ditreskrimum Polda NTT, Kamis (19/3/2026).

 

Baca Juga: Ribuan Liter Moke Ilegal Diselundupkan dari Sabu Raijua, Truk Ekspedisi Dibekuk di Pelabuhan Bolok



Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menjelaskan pendekatan scientific crime investigation menjadi dasar dalam mengungkap peristiwa tersebut.

“Kami mengedepankan pembuktian berbasis data dan fakta agar hasil penyelidikan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya saat diwawancarai.

Ia menjelaskan, penyelidikan tidak hanya mengandalkan keterangan saksi, tetapi juga didukung analisis ilmiah, termasuk aspek medis dan digital forensik.

 

 

Baca Juga: Kolonel Widi Rahman: TNI AD Beri Perhatian Khusus bagi Keluarga Korban Kekerasan Seksual di Flotim

 

“Pendekatan ini penting untuk menjaga objektivitas serta menghindari spekulasi,” lanjutnya.

Dalam rapat itu, Irwasda menyoroti perlunya klarifikasi terhadap langkah penyidik serta mendorong asistensi langsung ke Polres Belu.

Sementara Dirreskrimum melakukan pengawasan melekat dan memberikan dukungan teknis, termasuk penarikan data digital dari perangkat milik korban.

 

Baca Juga: DPR Tekan Aparat Usut Tuntas Teror Air Keras Andrie Yunus, Soroti Dugaan Keterlibatan Gabungan

Halaman:

Tags

Terkini