hukum-kriminal

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos, Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Jasad Korban

Jumat, 21 Juni 2024 | 09:40 WIB
Kepolisian setempat saat melakukan evakuasi serta melakukan Olah TKP terhadap jasad Korban. (Foto Humas Polda NTB)
 
REPORTASENTT.COM, SUMBAWA- Sesosok mayat seorang laki-laki berinisial D (42) warga Kecamatan Plampang ditemukan sudah meninggal dunia di sebuah Kos-kosan yang berada di wilayah Kelurahan Brang Biji Kecamatan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa tanggal 18 Juni 2024 sekitar pukul 12.00 Wita.

“Kami dari pihak Kepolisian Polsek Sumbawa bersama Unit Indentifikasi Polres Sumbawa yang menerima informasi terkait kejadian ini kemudian langsung bergerak melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit guna proses autopsi dan penyidikan lebih lanjut,” Kata Kapolres Sumbawa AKBP Heru Muslimin S.I.K, M.I.P, melalui Kapolsek Sumbawa Ipda Eko Riyono S.H., dalam keterangannya, Rabu (19/06).
 
Baca Juga: Jalan Tikus, Menjadi Jalur Penyelundupan Pakian Bekas dari Negara Timor Leste ke Kota Kupang

Kapolsek Sumbawa mengatakan, kasus ini berawal dari pihaknya yang menerima laporan dari masyarakat yang merupakan tetangga kos saudara D yang menemukannya dalam kondisi tak bernyawa.
 
D ditemukan oleh saksi dalam posisi tertidur di kamar kosnya dengan tangan yang sudah kaku.

“Petugas kami sudah melakukan olah TKP dan saat ini penyebab kematian D masih dalam proses penyelidikan mendalam guna mengetahui penyebab pasti kematiannya,” terang Ipda Eko.
 
Baca Juga: Oknum ASN Kemenkumham di Kupang Aniaya Warga, Dibekuk Polisi Usai Melakukan Kegiatan di Kantor Pengadilan Negeri

Dari hasil pemeriksaan sementara oleh Tim Medis, sambung Kapolsek, diduga D sudah meninggal selama kurang lebih 12 jam.
 
Untuk penyelidikan lebih lanjut jenazah D juga telah di evakusi petugas ke RSUD Sumbawa untuk proses visum agar mengetahui penyebab pasti kematiannya.

“Untuk penyebab kematian masih di dalami. Kami juga sudah menghubungi pihak keluarga D untuk persetujuan visum. Nanti dari hasil visum tersebut baru dapat disimpulkan penyebab kematian D. Intinya saat ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis” tandas Ipda Eko. (Polda NTB)

Tags

Terkini