hukum-kriminal

Kebakaran Kandang Ayam Akibat Konsleting Listrik, Pemilik Alami Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 20 Agustus 2024 | 07:53 WIB
Inilah kondisi kandang ayam usai kebakaran. (Foto Humas Polres Semarang)
 
 
 
REPORTASENTT.COM- Kejadian kebakaran menimpa kandang ayam di Kecamatan Sumowono pada Jumat dini hari 16 Agustus 2024.
 
Kebakaran tersebut diduga akibat dari adanya hubungan pendek (Konsleting) arus listrik dari bagian tengah atap kandang.

Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kapolsek Sumowono AKP Fatchurrohman SH., menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
 
 Baca Juga: Terbangun dari Tidur, Jatmiko Kaget Temukan Istrinya Meninggal di Kamar Mandi
 
Pihaknya menyampaikan pula bahwa Polsek Sumowono mendapat laporan dari pihak Kades setempat.

“Kejadian sekitar pukul 23.45 Wib, lokasi kandang berada di Dusun Kebon agung, Desa Kebon Agung, Kecamatan Sumowono. Dimana yang mengetahui pertama api adalah pemilik kandang sendiri Sutiknyo (43 Th), saat mengobrol di sekitar kandang bersama Priyono (45 Th) pekerja kandang," jelas Kapolsek Sumowono.

Lebih lanjut Kapolsek Sumowono menyampaikan bahwa, titik api berasal dari lampu tengah kandang dan menyebar hingga ke kandang sebelahnya.
 
Baca Juga: Sungai Curug 7 Bidadari Memakan Korban, Anak 13 Tahun Tenggelam Saat Bermain Bersama Dua Temannya

“Kandang yang terbakar adalah 2 kandang, dengan total ayam yang berada didalam kandang sebanyak 7000 ekor berumur kurang lebih 31 hari," ungkapnya.

Pemilik Sutiknyo menyampaikan juga bahwa, pihaknya sempat mencoba memadamkan api dengan dibantu pegawai dan sejumlah warga lainnya.
 
Namun api semakin membesar dan mulai melalap 2 bangunan kandang ayam.
 
Baca Juga: Masuk Fase Persiapan Lawan India, Intip Persiapan Tim U-17 Indonesia

2 unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api pada kejadian ini, sekitar pukul 02.30 Wib api berhasil dipadam, dan sekitar 1 jam kemudian selesai dilakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran.

“Atas peristiwa kali ini, Pemilik kandang mengalami kerugian ditaksir sekitar 800 an juta rupiah," pungkas AKP Fatchur.

Tags

Terkini