hukum-kriminal

Satgas Humas OMP Salawaku Pantau Perkembangan Media Sosial

Kamis, 12 September 2024 | 11:35 WIB
Foto ilustrasi Siber Polri (Desain/ Tim Reportase NTT)
 
 
REPORTASENTT.COM- Seiring perkembangan teknologi informasi, media sosial menjadi wadah masyarakat menyampaikan segala bentuk aspirasi, gagasan atau emosinya melalui postingan

Jelang Pilkada 2024,media sosial menjadi sasaran Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Mantap Praja (OMP) untuk terus memantau konten yang terus mewarnai media sosial.

Kapolresta Maluku Tengah AKBP Hardi M K., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Affan Slamet mengatakan bahwa potensi gangguan kamtibmas dapat terjadi karena adanya penyebaran konten-konten menyangkut SARA, ujaran kebencian, penghinaan, fitnah, berita hoax, kampanye hitam dan lain-lain.
 
Baca Juga: Ungkap Kasus Ilegal Logging, Polisi Berhasil Amankan Puluhan Kayu Jati Sebagai Barang Bukti

“Potensi gangguan kamtibmas dapat terjadi disebabkan adanya disinformasi di media sosial” ungkap”, IPTU Affan

Ditambahkan IPTU Affan, Adanya informasi atau konten yang menyinggung SARA, ujaran kebencian, penghinaan, kampanye hitam, berita bohong (hoax) dan lain-lain berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas

Satgas Humas dalam pelaksanaan Operasi Mantap Praja Salawaku 2024 ini, terus melakukan pemantauan media sosial atau Patroli siber menjelang Pilkada 2024.Ini sebagai bagian dari strategi Cooling System untuk menciptakan Pemilu Damai.
 
 Baca Juga: Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim: Jangan Merusak TKP Jika Terjadi Laka Lantas
 
Sehingga potensi-potensi gangguan kamtibmas dapat segera dicegah dengan langkah-langkah yang tepat, Tutur Affan

Laode juga mengatakan jika media sosial menjadi sarana yang paling murah para calon anggota atau tim sukses untuk mensosialisasikan atau mengkampanyen calon Bupati dan calon wakil bupati yang didukungnya

"Dalam rangka cooling system menjelang Pilkada 2024, Media sosial juga dimanfaatkan satgas humas untuk menyampaikan imbauan, sosialisasi, menyebarkan konten positif Polri atau tokoh-tokoh lokal dan nasional dalam rangka menciptakan Pilkada damai 2024," tutup IPTU Affan.

Tags

Terkini