hukum-kriminal

Misteri Peluru Nyasar, Bocah 6 Tahun Terluka Saat Tidur di Rumahnya!

Jumat, 14 Februari 2025 | 21:35 WIB
Ilustrasi peluru nyasar.
 
REPORTASENTT.COM- Seorang bocah laki-laki berinisial M (6) mengalami luka akibat peluru nyasar saat sedang tidur di rumahnya yang juga berfungsi sebagai bengkel sepeda di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
 
Insiden ini terjadi pada Selasa, 11 Februari 2025, sekitar pukul 22.15 WIB dan kini dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kasat Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan bukti serta keterangan saksi guna mengungkap asal-muasal peluru yang melukai korban.
 
Baca Juga: Konspirasi Besar Internasional? Barang Terlarang dari Thailand Diamankan, Ini Dugaan Jaringannya!

“Ya benar, kejadian tersebut terjadi di sebuah bengkel sepeda di Cengkareng. Korban seorang bocah laki-laki berinisial M (6). Terhadap kasus ini, kami masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi,” ujar AKBP Arfan saat dikonfirmasi, Kamis (13/2/2025).

Plt Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Muri Rifia, menjelaskan insiden terjadi ketika korban sedang tidur bersama kedua orang tuanya di dalam rumah.
 
Sekitar pukul 22.15 WIB, terdengar suara keras yang diikuti suara benda jatuh.
 
 Baca Juga: Siap- siap, Calo Tiket yang Masih 'Sembunyi 'di Pelabuhan Tenau Kuapng Bakal Ditindak Tegas!
 
Tak lama kemudian, bocah tersebut menangis histeris.

Saat selimutnya dibuka, orang tua korban terkejut melihat darah mengalir deras dari paha kiri anak mereka, tepat di atas lutut.
 
Panik dan khawatir, mereka segera membawa anaknya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
 
Baca Juga: Isyana Bagoes Oka: Perjalanan dari Jurnalis ke Kursi Wakil Menteri yang Menginspirasi

Menanggapi insiden ini, pihak kepolisian telah mengamankan proyektil peluru yang diduga menjadi penyebab luka korban.
 
Saat ini, peluru tersebut sedang menjalani uji balistik di Laboratorium Forensik (Labfor) Bareskrim Polri guna mengetahui jenis senjata serta asal tembakan.

“Kami sudah mengamankan proyektil peluru dan saat ini sedang dilakukan uji balistik di Labfor Bareskrim Polri untuk mengetahui dari mana asal peluru tersebut,” jelas Iptu Muri Rifia.

Tags

Terkini