Di Balik Penangkapan di Laut Internasional: Cerita Kelam WNI Relawan GSF Usai Bertemu Militer Israel

Photo Author
Redaksi, Reportase NTT
- Senin, 25 Mei 2026 | 00:00 WIB
Menyoroti pengakuan para WNI yang menjadi relawan GSF saat insiden penangkapan oleh pasukan militer Israel di perairan internasional. (Instagram.com/@chikifawzi)
Menyoroti pengakuan para WNI yang menjadi relawan GSF saat insiden penangkapan oleh pasukan militer Israel di perairan internasional. (Instagram.com/@chikifawzi)

Baca Juga: Jalan Jogja-Wonosari Mendadak Putih Pekat, Debu Misterius Bikin Pengendara Bertanya- tanya



“Di Ashdod paling keji. Kepala saya mungkin cekung. Tangan diikat terlalu kencang sampai aliran darah tidak jalan,” kata Andre.

Berdasarkan data Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), terdapat sembilan WNI yang ikut dalam misi kemanusiaan GSF dari Istanbul menuju Gaza.

Mereka ditangkap di perairan internasional saat membawa bantuan kemanusiaan untuk menembus blokade.

 

Baca Juga: Rotasi Tiga Jabatan Strategis di Polres Sikka, Ini Alasan Pergantian dan Pesan Tegas Kapolres untuk Pejabat Baru



Kesembilan WNI tersebut terdiri dari jurnalis Republika Bambang Noroyono, Thoudy Badai, Andre Prasetyo Nugroho (Tempo TV), Rahendro Herubowo (eks iNews), Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat), Herman Budianto Sudarno, Ronggo Wirosanu (Dompet Dhuafa), Hendro Prasetyo, dan Asad Aras Muhammad (Global Peace Convoy Indonesia).

Saat ini, pemerintah Indonesia bersama perwakilan RI dan pihak terkait tengah melakukan koordinasi untuk proses pemulangan para relawan melalui Turki.

Halaman:

Editor: Florianus Harson

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X