REPORTASENTT.COM- Gerhana matahari total akan melintasi Samudera Pasifik, melewati Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada , serta berakhir di Samudera Atlantik pada 8 April.
Fenomena tersebut terjadi ketika bulan melintas tepat di depan matahari, menghalangi permukaan terang dan memperlihatkan jejak-jejak halus atmosfer matahari.
Penjajarannya harus tepat, dan hal ini menimbulkan jalur totalitas yang sempit sehingga gerhana total dapat terlihat.
Baca Juga: Pastor Francesco Patton, OFM Penjaga Tanah Suci: Makam Kristus yang Kosong Melahirkan Harapan
Bulan ini lintasannya akan memiliki lebar sekitar 71 mil (115 km). Di luar lintasan, gerhana sebagian dapat terlihat namun semakin jauh dari lintasan totalitas maka semakin kecil porsi matahari yang tertutup.
Pengamat di pesisir barat Irlandia dan Skotlandia akan bisa melihat sekilas gerhana matahari sebagian saat matahari terbenam malam itu.
Gerhana total akan terlihat di Meksiko antara pukul 10.51 MDT dan 12.32 CST; di AS antara pukul 13.27 CDT dan 15.35 EDT; dan di Kanada antara 15.12 EDT dan 17.16 NDT.
Baca Juga: Melalui Proposal ke PBB, Israel Ajukan Pembubaran Badan Bantuan Palestina
Pencarian online untuk “jalur gerhana 8 April 2024” akan memunculkan peta dan informasi.
Gerhana matahari berikutnya yang terlihat dari London adalah gerhana sebagian pada 29 Maret 2025.
Artikel Terkait
Mengapa Selandia Baru tidak menjatuhkan sanksi terhadap Tiongkok?
Polisi Rusia Tahan Jurnalis yang Merekam Video Terakhir Alexei Navalny
Penjelajah Ungkap Misteri Raja Bajak Laut Henry Avery yang Menghilang Setelah Pencurian Besar-besaran di Laut
Melalui Proposal ke PBB, Israel Ajukan Pembubaran Badan Bantuan Palestina
Pastor Francesco Patton, OFM Penjaga Tanah Suci: Makam Kristus yang Kosong Melahirkan Harapan