Romo Ceyssens menyampaikan, akan ada jalan santai di pagi hari, dan 'Kota Harapan', dengan stan dari berbagai gerakan dan organisasi dalam Gereja Katolik, dan akan ada musik.
Keesokan paginya, para peserta akan menuju stadion bersama Paus.
Iman dan akal budi
Jesuit Belgia itu juga menyinggung pentingnya kunjungan Paus ke Universitas Katolik Leuven.
Beliau mengatakan, ini akan menjadi kesempatan untuk menekankan pentingnya “suara intelektual Gereja di masyarakat”.
Gereja memiliki tradisi intelektual yang hebat," katanya.
“Iman mengilhami penelitian dan refleksi, dan saya pikir itu adalah pesan yang sangat penting dan positif yang dapat disampaikan Paus kepada kita," tambahnya.