Romo Ceyssens menyampaikan, akan ada jalan santai di pagi hari, dan 'Kota Harapan', dengan stan dari berbagai gerakan dan organisasi dalam Gereja Katolik, dan akan ada musik.
Keesokan paginya, para peserta akan menuju stadion bersama Paus.
Iman dan akal budi
Jesuit Belgia itu juga menyinggung pentingnya kunjungan Paus ke Universitas Katolik Leuven.
Beliau mengatakan, ini akan menjadi kesempatan untuk menekankan pentingnya “suara intelektual Gereja di masyarakat”.
Gereja memiliki tradisi intelektual yang hebat," katanya.
“Iman mengilhami penelitian dan refleksi, dan saya pikir itu adalah pesan yang sangat penting dan positif yang dapat disampaikan Paus kepada kita," tambahnya.
Artikel Terkait
Perjuangan Viki Jemadu: Bocah 12 Tahun Asal Lembor yang Kembali ke Sekolah Berkat Bantuan Tak Terduga dari Kapolsek
ABK Kapal Tenggelam di Pelabuhan Terong Ditemukan: Temuan Mengejutkan Nelayan di Hari Kelima Pencarian
Drama di Perairan Labuan Bajo: Polisi Bekuk Dua Pelaku Penipuan Rp250 Juta Tanpa Perlawanan!
Polisi Selamatkan Korban dari Kebakaran Dua Rumah Kontrakan, Kapolsek Perintahkan Hal Ini!
Jelang Balapan MotoGP, Pengamanan di Sirkuit Mandalika Diperketat
Salut! Gerakan Berani Lurah di Flores Timur Ini Larang Masyarakat untuk Bekarang dan Menyulo