REPORTASENTT.COM, MAGELANG,– Pembekalan yang diberikan Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya kepada sekitar 1.600 taruna Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah, berlangsung selama tiga jam pada Senin (13/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Teddy membagikan perjalanan karier, pengalaman bertugas, hingga pesan mengenai pentingnya membangun kualitas diri sejak masa pendidikan.
Di hadapan para taruna, Teddy mengajak generasi calon perwira untuk tidak cepat puas dengan pencapaian yang dimiliki.
Baca Juga: Saat Sopi Ambil Alih Akal Sehat, Seorang Istri Jadi Korban KDRT di Kupang
Ia mendorong mereka terus meningkatkan kemampuan agar mampu melampaui prestasi para seniornya.
"Saya sekarang ini dulu seperti kamu. Jadi kamu, suatu saat pasti bisa lebih dari saya, lebih dari senior-senior kamu yang lain," kata Teddy.
Ia juga mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya kekuatan militer bagi sebuah negara.
Baca Juga: Datang Mabuk, Pulang Bawa Surat Damai: Kisah Delapan Remaja yang Berakhir di Mapolsek Maulafa
Menurut Teddy, seorang perwira harus memiliki semangat berkembang, berani keluar dari zona nyaman, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Selain kemampuan militer, Teddy mengingatkan pentingnya menguasai keahlian lain sebagai bekal karier, mulai dari pendidikan lanjutan, kecakapan di bidang artificial intelligence (AI), teknologi informasi (IT), kemampuan bahasa asing, hingga membangun relasi yang didukung kompetensi.
"Relasi itu penting, tapi kalau mengandalkan relasi tanpa ada kekuatan dan kemampuan, itu sama saja nol. Enggak akan jadi juga," tuturnya.
Baca Juga: Berkas Lengkap, Polda NTT Limpahkan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak ke Kejaksaan Negeri Oelamasi
Dalam sesi tersebut, Teddy juga menceritakan perjalanan kariernya yang selalu memilih tantangan dengan tingkat kesulitan lebih tinggi.
Mulai dari bergabung dengan Kopassus, mengikuti satuan Gultor, hingga menempuh pendidikan di US Army Ranger School di Amerika Serikat.
"Kalau kau sudah terlanjur basah, jangan tanggung-tanggung. Kalau bekerja 100 persen, kerahkan yang kamu punya agar berhasil di jalan yang baik. Sehingga kalau gagal, enggak menyesal," katanya.
Artikel Terkait
Kabar Baik untuk Nelayan, Pemerintah Tetapkan BBM Rp15.000 per Liter bagi Kapal 30–200 GT
Febrie Adriansyah Akui Rumah Sentul Miliknya, Bantah Terkait Cafe de'Clan yang Digeledah Polri
Febrie Adriansyah: Pengusutan Dugaan Korupsi MBG Terus Berjalan, Sebut Sudah Muncul 47 Nama
Datang Mabuk, Pulang Bawa Surat Damai: Kisah Delapan Remaja yang Berakhir di Mapolsek Maulafa
Saat Sopi Ambil Alih Akal Sehat, Seorang Istri Jadi Korban KDRT di Kupang