Pesawat F-16 AM/BM Milik TNI AU Mampu Bertempur dengan Amunisi Cerdas

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Jumat, 8 Maret 2024 | 17:50 WIB
Pesawat F-16 milik TNI AU saat sedang mengudara. (Foto tangkapan layar youtube Airmen TV Dispenau.)
Pesawat F-16 milik TNI AU saat sedang mengudara. (Foto tangkapan layar youtube Airmen TV Dispenau.)

REPORTASENTT.COM, SURABAYA- Pesawat F-16 AM/BM milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mampu melaksanakan pertempuran dengan amunisi cerdas atau, smart munition, berpandu, dan bisa melaksanakan beyond visual range. 

Demikian dikatakan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo saat menerima kunjungan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (08/03/2024).

Dalam penjelasannya kepada Presiden, KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo mengatakan bahwa dua F-16 yang ditampilkan adalah F-16 C/D dan F-16 AM/BM. Beberapa pesawat F-16 AM/BM telah mengalami peningkatan kemampuan.

Baca Juga: Ditangkap Karena Kepemilikan Sabu di Labuan Bajo, Pengakuan Dua Montir ini Mengejutkan!

“Sama-sama F-16, tapi keduanya berbeda kemampuan karena F-16 AM/BM yang di tengah itu sudah mengalami peningkatan kemampuan avionic dan struktur. Kami menamakan dengan F-16 EMLU. Rencana akan 10 pesawat, sekarang 7 pesawat,” ujar KSAU, dilansir melalui situs resmi Sekretariat Kabinet RI.

“Ini kami sangat harapkan karena sambil mengisi kedatangan pesawat Rafale yang akan tiba di tahun 2026 ini,” imbuh KSAU.

Adapun pesawat T-50 adalah pesawat buatan Korea yang digunakan untuk melatih penerbang-penerbang tempur di awal karirnya. Menurut KSAU, pesawat T-50 tersebut memiliki persenjataan yang cukup mumpuni karena telah dilengkapi dengan radar dan gun yang sebelumnya tidak ada.

Baca Juga: Tiga Titik Traffic Light di Kota Kupang Ditemukan Tidak Berfungsi

“Dengan pertimbangan apabila dibutuhkan memerlukan radar akhirnya kami lengkapi dengan radar. Dan radar di T-50 ini karena terakhir pemasangan lebih canggih dibanding F-16 tapi setelah peningkatan akan lebih baik lagi,” jelasnya.

Selain melihat kesiapan tiga pesawat tempur TNI AU, yakni dua pesawat F-16 dan satu pesawat T-50, dan meninjau alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI di Pangkalan TNI AU, Presiden Jokowi juga menyaksikan penampilan atraksi udara. Sejumlah pesawat udara dan helikopter melakukan aksi pelepasan bantuan dari udara.

Turut dalam kunjungan kerja Presiden, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X