REPORTASENTT.COM- Nama Markus Solo Kewuta, SVD, atau dikenal juga dengan nama Padre Marco, lahir 4 Agustus 1968 adalah Pastor Katolik Indonesia.
Ia bersekolah di SDK Lewouran, SMPK Ile Bura Lewotobi, SMAK Seminari San Dominggo Hokeng, semuanya di Kabupaten Flores Timur, tempat kelahirannya.
Pater Markus Solo Kewuta, SVD adalah pastor katolik yang saat ini menjadi angggota Kuria Tahta Suci Vatikan di Roma.
Baca Juga: Kunjungan Paus Fransiskus ke Masjid Istiqlal Pagi Ini, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Padre Marco menjadi staf Penasehat pada Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama (Pontifical Council for Interreligious Dialogue, PCID) di Vatikan.
Imam SVD asal Flores Timur ini selain memiliki tugas sebagai penerjemah, ia juga sejak lama ditugaskan sebagai staf Penasehat pada Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama (Pontifical Council for Interreligious Dialogue, PCID) di Vatikan.
Bulan Juli 2007 Pastor Markus resmi bergabung dengan Dewan Kepausan dan menangani Desk Dialog Katolik-Islam di Asia dan Pasifik.
Selain itu ada jabatan lain yang Ia emban, yakni sebagai Wakil Presiden Yayasan Nostra Aetate yang bertugas untuk memajukan Pendidikan Perdamaian dan Pembentukan Duta-duta Perdamaian dari berbagai agama non-Kristiani bertempat di kota Roma dan Vatikan.
Sosoknya ini menjadi perhatian publik, lantaran saat Paus hendak berinteraksi dengan Presiden Joko Widodo dan sejumlah pejabat, imam tersebut selalu berada di samping Paus Fransiskus untuk meneruskan pesan yang disampaikan.
Ternyata imam asal Kabupaten Flores Timur itu sendiri ditugaskan untuk menjadi penerjemah Paus Fransiskus selama melaksanakan kunjungan apostolik di Indonesia.
Baca Juga: Instalator Listrik Mengajar di SMPN 1 Lewolema? Ini yang Terjadi di Kelas IX
Namun siapa sangka, di balik tugasnya yang terlihat serius, ia juga seorang pencipta lagu rohani yang sangat berbakat.