REPORTASENTT.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerima kunjungan dari Mahasiswa Universitas Leipzig Jerman.
Tidak hanya itu, dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang dan juga Mahasiswa Universitas Jakarta (UNJ).
Dalam Kesempatan tersebut, pengurus Komisi HLNKI MUI Yanuardi Syukur menyebutkan bahwa kunjungan mereka ke MUI dalam rangka silaturahmi dan juga ingin mempelajari tentang Islam di Indonesia, khususnya ingin mengenal Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Dalam Kesempatan tersebut, pengurus Komisi HLNKI MUI Yanuardi Syukur menyebutkan bahwa kunjungan mereka ke MUI dalam rangka silaturahmi dan juga ingin mempelajari tentang Islam di Indonesia, khususnya ingin mengenal Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Baca Juga: Program Edukasi 'Kumpu- Kampo Pelajar' Kembali Hadir: TBM Palo Porong Siap Bangun Kampung di Bulan September
“Hari ini kita menerima kunjungan dari tiga kampus, yaitu dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Brawijaya Malang, dan juga Universitas Leipzig salah satu universitas terbaik di Jerman,” ujar Yanuardi dilansir MUIDigital, Selasa (10/9/2024).
“Mereka datang ke sini untuk bersilaturahmi sekaligus untuk mengenal lebih jauh tentang Islam di Indonesia, tentang budaya Islam di Indonesia, termasuk mengenal lebih dekat tentang MUI,” imbuhnya.
Selain untuk mengenal Islam di Indonesia, menurutnya, kehadiran mahasiswa Universitas Leipzig ke Indonesia juga untuk mempelajari dua poin lainnya, yakni terkait hukum dan juga kultur.
“Hari ini kita menerima kunjungan dari tiga kampus, yaitu dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Brawijaya Malang, dan juga Universitas Leipzig salah satu universitas terbaik di Jerman,” ujar Yanuardi dilansir MUIDigital, Selasa (10/9/2024).
“Mereka datang ke sini untuk bersilaturahmi sekaligus untuk mengenal lebih jauh tentang Islam di Indonesia, tentang budaya Islam di Indonesia, termasuk mengenal lebih dekat tentang MUI,” imbuhnya.
Selain untuk mengenal Islam di Indonesia, menurutnya, kehadiran mahasiswa Universitas Leipzig ke Indonesia juga untuk mempelajari dua poin lainnya, yakni terkait hukum dan juga kultur.
Baca Juga: Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Desa Silungkang Oso, Terungkap! Inilah Motif Mengejutkan Pelaku
“Ada dua ranah besar yang menjadi fokus mereka, yakni hukum (law) dan juga culture. Untuk hukum mereka belajarnya di Brawijaya, kalau terkait culture mereka belajar di UNJ dan juga melalui MUI. Jadi jika mereka membutuhkan narasumber yang berkaitan dengan Islam di Indonesia, maka MUI bisa mensuport itu,” tuturnya.
Dia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut salah satu mahasiswa dari Universitas Leipzig menanyakan terkait pekerjaan apa saja yang dilakukan oleh MUI.
“Ada dua ranah besar yang menjadi fokus mereka, yakni hukum (law) dan juga culture. Untuk hukum mereka belajarnya di Brawijaya, kalau terkait culture mereka belajar di UNJ dan juga melalui MUI. Jadi jika mereka membutuhkan narasumber yang berkaitan dengan Islam di Indonesia, maka MUI bisa mensuport itu,” tuturnya.
Dia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut salah satu mahasiswa dari Universitas Leipzig menanyakan terkait pekerjaan apa saja yang dilakukan oleh MUI.
Selain itu, mereka juga menanyakan terkait lembaga-lembaga apa saja yang terdapat di dalam tubuh MUI, serta bagaimana pendanaan di MUI.
Baca Juga: Cegah Kriminalitas di Malam Hari, Polisi Tingkatkan Patroli Blue Light
“Jadi dalam forum tadi banyak sekali pertanyaan-pertanyaan seperti ta’aruf (perkenalan) untuk mengenal lebih jauh tentang MUI,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, beberapa pimpinan MUI hadir secara langsung untuk berdiskusi dan menjelaskan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh para mahasiswa, baik pertanyaan dari mahasiswa dalam negeri maupun mahasiswa dari luar negeri.
Beberapa pimpinan yang hadir dalam forum tersebut, di antaranya Sekjend MUI Buya Amirsyah Tambunan, Ketua Komisi HLNKI MU Prof Sudarnoto, dan juga Kiai Ayub sebagai perwakilan dari Komisi Fatwa MUI.
“Jadi dalam forum tadi banyak sekali pertanyaan-pertanyaan seperti ta’aruf (perkenalan) untuk mengenal lebih jauh tentang MUI,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, beberapa pimpinan MUI hadir secara langsung untuk berdiskusi dan menjelaskan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh para mahasiswa, baik pertanyaan dari mahasiswa dalam negeri maupun mahasiswa dari luar negeri.
Beberapa pimpinan yang hadir dalam forum tersebut, di antaranya Sekjend MUI Buya Amirsyah Tambunan, Ketua Komisi HLNKI MU Prof Sudarnoto, dan juga Kiai Ayub sebagai perwakilan dari Komisi Fatwa MUI.
Artikel Terkait
Baru Empat Hari Hirup Udara Bebas, Pria Ini Kembali Ditangkap Polisi, Kali Ini Bikin Kasus Baru!
Cegah Kriminalitas di Malam Hari, Polisi Tingkatkan Patroli Blue Light
Kisah Seorang Pengangguran Ditangkap Polisi karena Nekat Melakukan Hal Ini!
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Desa Silungkang Oso, Terungkap! Inilah Motif Mengejutkan Pelaku
Program Edukasi 'Kumpu- Kampo Pelajar' Kembali Hadir: TBM Palo Porong Siap Bangun Kampung di Bulan September