Siap- siap, Tahun Depan ASN Mulai Pindah ke IKN, Pemindahan Ibu Kota Negara Dijadwalkan 2028

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Selasa, 10 Desember 2024 | 09:10 WIB
Background foto IKN/ Logo ASN. (Desain/ Tim REPORTASENTT.COM )
Background foto IKN/ Logo ASN. (Desain/ Tim REPORTASENTT.COM )

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Pemindahan ibu kota negara secara resmi dijadwalkan pada tahun 2028, dengan Presiden RI Prabowo Subianto berencana mulai berkantor di IKN pada 17 Agustus 2028.

Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti memastikan kesiapan infrastruktur dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mendukung pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang direncanakan pada awal tahun 2025.

Diana mengatakan, alokasi anggaran untuk pembangunan infrastrukturnya juga telah disiapkan.

 Baca Juga: Modus Pelaku TPPO Rekrut Korban di Kupang, Polisi Minta Masyarakat Waspada!

"Persiapan pemindahan ASN ke IKN sudah mulai dilakukan dari sekarang,” ujar Wamen Diana dalam Rapat Strategi Re-Introduksi IKN di Kantor Otorita IKN (OIKN), Jakarta, Senin (9/12/2024).

Dilansir dari keterangan InfoPublik, hingga saat ini, Kementerian PU telah menyelesaikan 109 paket pekerjaan infrastruktur di IKN dengan total nilai Rp89 triliun, mencapai progres 61,7 persen.

Progres pembangunan dibagi dalam tiga batch:

 Baca Juga: Drama Pilkada 2024: 115 Sengketa Masuk ke Mahkamah Konstitusi, Apa yang Terjadi?

▪︎ Batch 1 (2020–Maret 2023): 40 paket dengan nilai Rp25,1 triliun (95,8 persen).
▪︎ Batch 2 (April–November 2023): 31 paket dengan nilai Rp27,6 triliun (75,1 persen).
▪︎ Batch 3 (Desember 2023–2024): 38 paket dengan nilai Rp36,2 triliun (27,9 persen).

Diana menambahkan bahwa beberapa infrastruktur utama ditargetkan selesai pada Desember 2024 dan direncanakan untuk diresmikan dalam waktu dekat.

Infrastruktur tersebut meliputi Istana Garuda, Kantor Sekretariat Negara, serta Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator.

 Baca Juga: Tema Natal Nasional 2024 Ternyata Terinspirasi dari Kunjungan Bersejarah Paus Fransiskus ke Indonesia

Selain pembangunan, Kementerian PU juga memprioritaskan pemeliharaan dan perawatan infrastruktur dasar seperti pengelolaan air minum, listrik, dan sanitasi.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X