nasional

Prabowo Tegas! DPR Bermasalah Terancam Kehilangan Kursi Mulai 1 September

Minggu, 31 Agustus 2025 | 22:49 WIB
Prabowo Subianto, Presiden RI dan Gibran Rakabumi Raka, wakil Presiden RI.


 
 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa anggota DPR yang dinilai bermasalah akan terancam kehilangan kursi mereka mulai 1 September 2025.
 
 
 
 
Keputusan itu, menurut Prabowo, merupakan hasil kesepakatan bersama para ketua umum partai politik di Indonesia.
 
 
 


“Dalam rangka menyikapi apa yang menjadi aspirasi murni dari masyarakat, saya mendapatkan laporan dari para Ketua Umum Partai Politik, bahwa mereka telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR masing-masing terhitung 1 September 2025, yaitu terhadap anggota DPR masing-masing yang mungkin telah menyampaikan pernyataan-pernyataan yang keliru,” kata Prabowo dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8).
 
 
 
 Baca Juga: Soroti Aksi Demo, Prabowo Singgung Batasan yang Tak Boleh Dilanggar
 


Prabowo menegaskan, langkah pencabutan keanggotaan ini menunjukkan komitmen para pimpinan partai untuk memastikan wakil rakyat tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
 
 
 


“Langkah tegas tadi yang dilakukan Ketua Umum Partai Politik adalah mereka masing-masing dicabut keanggotaannya dari DPR RI,” ujarnya.
 
 
 


Selain pencabutan keanggotaan, pimpinan DPR disebut juga menyiapkan sejumlah langkah tambahan.
 
 
 
 Baca Juga: Rumah Sahroni Dijarah: Iron Man Ikut Raib, Nilai Rapor Smesternya Jadi Sorotan
 
 
 
Antara lain, peninjauan kembali besaran tunjangan anggota DPR serta moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.
 
 


“Para anggota DPR harus selalu peka dan berpihak pada kepentingan rakyat,” lanjut Prabowo.
 
 


Di sisi lain, Prabowo menyatakan dirinya terus memantau perkembangan situasi di Jakarta maupun sejumlah kota lain.
 
 
 
 
Baca Juga: Eko Patrio dan Uya Kuya Tersingkir dari Fraksi PAN, Begini Kata Partai
 
 
Ia menegaskan pemerintah tetap menjunjung tinggi kebebasan berpendapat, namun menolak keras aksi anarkis yang menimbulkan korban jiwa.
 
 


“Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Kepolisian RI telah melakukan proses pemeriksaan. Ini telah saya minta dilakukan dengan cepat, dengan transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik,” kata Prabowo.

Tags

Terkini