REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis.
Dalam Taklimat Media Akhir Tahun 2024, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan laporan capaian kinerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) selama 2024 serta arah kebijakan pendidikan tahun 2025.
Acara tersebut digelar di Jakarta pada, Selasa (31/12/2024).
Baca Juga: Akhir Pelarian Seorang Ojek Online, Ditangkap di Alor Karena Terlibat Kasus Ini!
Menteri Mu’ti menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru sebagai salah satu langkah strategis untuk memperbaiki mutu pendidikan.
Menteri Mu’ti menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru sebagai salah satu langkah strategis untuk memperbaiki mutu pendidikan.
“Peningkatan kesejahteraan guru menjadi prioritas, karena mereka adalah ujung tombak dalam menciptakan generasi yang cerdas,” ungkapnya.
Salah satu kebijakan utama adalah kata Mentri, pemberian tunjangan sertifikasi pendidik, yang bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran di seluruh Indonesia.
Baca Juga: 36 Personel Polres Ende Naik Pangkat, Kapolres Joni: Tingkatkan Profesionalisme
Langkah inovatif lainnya adalah kebijakan yang memungkinkan guru ASN mengajar di sekolah swasta.
Langkah inovatif lainnya adalah kebijakan yang memungkinkan guru ASN mengajar di sekolah swasta.
“Kebijakan ini memberikan kesempatan bagi guru untuk berbagi ilmu dan pengalaman lebih luas,” tambah Mu’ti, dilansir melalui Infopublik.id.
Selain itu, pemerintah terus menyederhanakan pengelolaan kinerja guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas di sektor pendidikan.
Baca Juga: Catatan Akhir Tahun 2024: 469 Aduan, Polri Jadi Sorotan Komisi III
Pada aspek inovasi pembelajaran, tahun 2024 menyaksikan peluncuran program pengembangan karakter dan budaya literasi anak, seperti film “Kemenangan Sejati” yang mengangkat nilai-nilai kepemimpinan.
Pada aspek inovasi pembelajaran, tahun 2024 menyaksikan peluncuran program pengembangan karakter dan budaya literasi anak, seperti film “Kemenangan Sejati” yang mengangkat nilai-nilai kepemimpinan.
Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Senam Anak Indonesia Hebat juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter anak.
Di bidang pendidikan vokasi, pemerintah memperkuat program seperti SMK Teaching Factory, SMK Pusat Keunggulan, dan Pendidikan Kecakapan Kerja.
Di bidang pendidikan vokasi, pemerintah memperkuat program seperti SMK Teaching Factory, SMK Pusat Keunggulan, dan Pendidikan Kecakapan Kerja.
Forum Vocationomics pun diadakan sebagai wadah berbagi ide dan kebijakan terkait pendidikan vokasi dan ekonomi.
Prestasi luar biasa juga dicapai di bidang literasi.
Prestasi luar biasa juga dicapai di bidang literasi.
Lomba Sastra Siswa Nasional dengan lebih dari 4.500 peserta menjadi ajang memperkuat budaya membaca dan menulis di kalangan siswa.
Festival Literasi Swantara Aksara yang mengusung tema “Membumikan Literasi, Menguatkan Aksi” memperluas keterlibatan masyarakat dalam gerakan literasi.
Selain itu, perayaan 100 Tahun AA Navis dan Bulan Bahasa dan Sastra menjadi momentum penting untuk meningkatkan apresiasi terhadap bahasa dan sastra Indonesia.
Selain itu, perayaan 100 Tahun AA Navis dan Bulan Bahasa dan Sastra menjadi momentum penting untuk meningkatkan apresiasi terhadap bahasa dan sastra Indonesia.
Upaya penguatan literasi numerasi berbasis PISA serta peningkatan kapasitas SDM pendidikan juga terus dilakukan.
Baca Juga: Investigasi Tragedi Boeing 737-800 Jeju Air: Keselamatan Penerbangan Global di Ujung Tanduk
Selama 2024, pemerintah secara aktif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun kebijakan pendidikan yang partisipatif.
Selama 2024, pemerintah secara aktif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun kebijakan pendidikan yang partisipatif.
“Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata di seluruh Indonesia,” tegas Mu’ti.
Beberapa kebijakan yang telah dirumuskan meliputi ujian nasional, asesmen nasional, kurikulum, Guru Penggerak, zonasi PPDB, coding dan AI, serta SMK Masa Depan.
Baca Juga: PPG Guru 2024: Kemendikdasmen Luluskan 98,59 Persen Peserta, Apa Rahasia Dibaliknya?
Menteri Mu’ti juga mengapresiasi seluruh jajaran Kemendikdasmen dan media yang telah berperan dalam menyebarluaskan informasi kebijakan kepada masyarakat.
Menteri Mu’ti juga mengapresiasi seluruh jajaran Kemendikdasmen dan media yang telah berperan dalam menyebarluaskan informasi kebijakan kepada masyarakat.
“Semua ini adalah bagian dari akuntabilitas kerja kami untuk memberikan layanan pendidikan bermutu guna membangun generasi Indonesia yang cerdas dan maju,” tutupnya.