Moris Menunggu dalam Sunyi: Kesetiaan Anjing Sang Uskup Petrus Turang

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Sabtu, 5 April 2025 | 21:48 WIB
Inilah Moris,  anjing kesayangan Mgr. Petrus Turang.  (Foto tangkapan layar Facebook Itho Bary)
Inilah Moris, anjing kesayangan Mgr. Petrus Turang. (Foto tangkapan layar Facebook Itho Bary)

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, tutup usia, pada Jumat (4/4) pukul 06.20 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Mendiang wafat dalam usia 78 tahun, satu bulan, sebelas hari.

Kabar duka ini mengguncang umat Katolik di Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur.

 Baca Juga: Akhir Sebuah Era, ASKAB PSSI Lembata dan Hasan Haju Resmi Berpisah

Jenazah Mgr. Petrus Turang tiba di Kupang pada Sabtu pagi (5/4), disambut oleh ratusan umat yang memadati pelataran Gereja Katedral Kristus Raja.

Suasana haru dan duka menyelimuti upacara penerimaan jenazah yang dipimpin oleh para imam dan pejabat gereja setempat.

Mgr. Petrus Turang dikenal sebagai sosok gembala yang penuh kasih dan rendah hati.

 Baca Juga: Di Balik Pertemuan Gubernur Melki dan Uskup Agung Ende: Proyek Geothermal NTT di Ujung Tanduk!

Selama hampir tiga dekade memimpin Keuskupan Agung Kupang, ia dikenal luas karena semangat pelayanannya yang konsisten dan semboyan hidupnya, “Pertransiit Benefaciendo”, berkeliling sambil berbuat baik.

Selain umat manusia, kehilangan atas kepergian sang uskup juga dirasakan oleh seekor anjing kecil bernama Moris.

Hewan peliharaan setia ini dikenal sebagai sahabat dekat Mgr. Petrus.

 Baca Juga: Terjun dari Tebing Pantai Base'G Kanan, Hilang Ditelan Ombak: Detik- detik Dramatis Evakuasi oleh Prajurit TNI AL

Ia kerap menemani sang uskup di ruang tamu, di bawah meja kerja, hingga tidur di kamar yang kini kosong.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X