Viral! Ibu di Kupang Nyaris Cium Wapres Gibran, Kini Minta Maaf

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Kamis, 8 Mei 2025 | 06:00 WIB
Momen mengejutkan saat seorang ibu di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), nyaris mencium Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.  (Foto/ Facebook)
Momen mengejutkan saat seorang ibu di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), nyaris mencium Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. (Foto/ Facebook)

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan momen mengejutkan saat seorang ibu di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), nyaris mencium Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Peristiwa itu terjadi saat kunjungan kerja Wapres ke Desa Baumata Utara, Kecamatan aebenu, Rabu (7/5/2025).

Wapres Gibran saat itu didampingi oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Gubernur NTT Melkiades Laka Lena, serta Dirut PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi.


Baca Juga: Dini Hari di Jalur Tikus, Satgas Gagalkan Penyelundupan Miras dan Sabu dari Malaysia!

Mereka menemui langsung para petani dalam rangkaian kunjungan untuk memperkuat kemandirian pangan dan menyerap aspirasi petani lokal.

Dalam kesempatan itu, Wapres juga menyerahkan sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian seperti hand traktor, pompa air, dan traktor roda empat.

Namun perhatian publik justru tersedot oleh aksi spontan seorang warga bernama Mega N (38), warga setempat.

Baca Juga: Kasus Korupsi Dana Bencana Rp3,8 Miliar di Ende, Tersangka CS alias J Diserahkan ke Jaksa

Dalam video yang beredar, Mega terlihat memeluk Wapres Gibran dan nyaris menciumnya sebelum diamankan oleh petugas pengawal.

Setelah videonya viral, Mega menyampaikan permintaan maaf lewat sebuah video klarifikasi yang diunggah akun Instagram @ntt.terkini.

"Saya Mega, saya mohon maaf atas beredarnya video saat kedatangan Bapak Wakil Presiden di Desa Baumata Utara. Itu murni ungkapan rasa senang saya," ujar Mega dalam videonya.


Baca Juga: Dunia Menanti Asap Putih: Ritus Rahasia Pemilihan Paus Resmi Dimulai

Mega mengaku tidak memiliki maksud lain selain ekspresi kegembiraan karena untuk pertama kalinya seorang Wakil Presiden datang langsung ke desanya.

"Saya bangga dan terharu. Sekali lagi saya mohon maaf jika cara saya menyita perhatian publik," kata Mega menutup pernyataannya.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X