Kapolri Instruksikan Operasi Serentak Berantas Premanisme, Fokus Penindakan Mulai dari Pungli hingga Penganiayaan

Photo Author
Paulina Labina, Reportase NTT
- Kamis, 8 Mei 2025 | 20:23 WIB
 Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. (Foto Polri)
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. (Foto Polri)

 

 

REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk menggelar operasi serentak memberantas premanisme yang dinilai semakin marak dan meresahkan masyarakat

Instruksi ini dituangkan dalam Surat Telegram Nomor: STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 yang ditujukan ke seluruh Polda dan Polres di Indonesia.

Operasi Kepolisian Kewilayahan ini resmi dimulai pada 1 Mei 2025 lalu dan akan menyasar berbagai bentuk aksi premanisme, termasuk pemerasan, pungutan liar (pungli), pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan.

Baca Juga: Tak Lagi Hanya Pulau Jawa, Anak Muda Flores Timur Kini Dilirik untuk Kerja ke Jepang

"Operasi ini bertujuan menindak tegas pelaku dan mengungkap jaringan pelaku premanisme secara menyeluruh," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya, Selasa (6/5/2025).

Truno menjelaskan, penindakan dilakukan melalui pendekatan penegakan hukum yang didukung kegiatan intelijen, preemtif, dan preventif.

Ia menegaskan, operasi ini tak hanya untuk menciptakan rasa aman masyarakat, tapi juga menjamin iklim investasi nasional tetap kondusif.

Baca Juga: Pemkab Flotim Pastikan Tak Ada Kelangkaan Minyak Tanah, Soroti Permainan Oknum di Pangkalan

"Polri berkomitmen memberantas aksi premanisme yang selama ini menjadi keresahan masyarakat dan berpotensi menghambat investasi," ujarnya.

Truno juga memastikan, semua bentuk aksi premanisme, baik oleh individu maupun kelompok,akan ditindak tegas.

Menurutnya, kepastian hukum dan rasa aman merupakan syarat utama bagi pelaku usaha menjalankan kegiatan ekonomi.

Baca Juga: Pemda Flores Timur Gandeng LPK Sekai Hikari, Siapkan Pemuda Magang ke Jepang

"Premanisme dalam bentuk apa pun yang mengganggu ketertiban masyarakat dan iklim usaha akan ditindak tegas," tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, Polri akan menjalin kerja sama dengan TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting demi menjamin keberhasilan operasi ini.

Baca Juga: Polisi Bongkar Modus Pria Asal Ile Mandiri Selundupkan Sabu saat Turun dari Kapal Pelni di Pelabuhan Larantuka

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X