Kapolri Instruksikan Operasi Serentak Berantas Premanisme, Fokus Penindakan Mulai dari Pungli hingga Penganiayaan

Photo Author
Paulina Labina, Reportase NTT
- Kamis, 8 Mei 2025 | 20:23 WIB
 Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. (Foto Polri)
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. (Foto Polri)

Ormas Meresahkan Makin Marak

Langkah ini diambil menyusul maraknya aksi premanisme yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas).

Salah satu kasus yang ramai disorot adalah permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh sejumlah ormas kepada pelaku usaha menjelang Lebaran.

Tak hanya itu, aksi ormas juga disebut-sebut menghambat pembangunan pabrik mobil listrik PT BYD di Subang, Jawa Barat.

Baca Juga: Dua Pria Asal Ile Boleng Ditangkap Satresnarkoba Polres Flores Timur

Kasus ini terungkap setelah Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendapat laporan langsung dari markas besar BYD di Shenzhen, China.

Di sejumlah daerah, aksi ormas bahkan mulai mendapat penolakan dari warga.

Di Bali, misalnya, ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya ditolak masuk.

Baca Juga: Tradisi Tua di Tahta Suci: Mengapa Paus Tak Pakai Nama Asli?

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan, Bali tak memerlukan ormas luar untuk menjaga keamanan.

Ia menekankan peran pecalang, petugas keamanan berbasis desa adat.

yang selama ini terbukti efektif menjaga ketertiban bersama aparat TNI-Polri.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X