Orang Tua Calon Prajurit Protes, Ini Klarifikasi Tegas Brigjen TNI Joao Barreto soal Seleksi TNI di NTT

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Senin, 23 Juni 2025 | 17:56 WIB
Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes. (Foto Ist)
Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes. (Foto Ist)

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Setelah video protes orang tua calon prajurit TNI AD di Nusa Tenggara Timur (NTT) viral di media sosial, Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, akhirnya angkat bicara.

Ia menegaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat, transparan, dan bebas dari praktek titip-menitip.

“Kami mencari ksatria sejati, bukan kuota!” tegas Brigjen Joao dalam konferensi pers di Makorem 161/Wirasakti, Sabtu (21/6).


Baca Juga: Menteri BKKBN Blusukan ke Timur! Gubernur NTT Siaga, Program KB Sasar Larantuka dan Solor

Berikut poin-poin utama klarifikasi Brigjen Joao terkait proses seleksi:

1. Rekrutmen Gratis dan Transparan
Brigjen Joao menyatakan, seleksi penerimaan Tamtama dan Bintara TNI AD di wilayah NTT dilaksanakan secara terbuka dan objektif.

“Kalau ada yang bilang pakai uang, itu fitnah. Kami pastikan tidak ada biaya apa pun,” tegasnya.

Baca Juga: Ketua Bhayangkari Ende Jatuh Dua Kali Demi Bantu Warga Terpencil, Medan Ekstrim Tak Halangi Misi Kemanusiaan

2. Hasil Diumumkan Mendadak, Ini Alasannya

Terkait pengumuman hasil seleksi yang dilakukan mendadak dan langsung disambung dengan keberangkatan menggunakan kapal, Brigjen Joao menyebut hal itu sebagai langkah pencegahan kecurangan.

“Supaya tidak ada celah permainan! Kami umumkan, yang lolos langsung naik kapal,” jelasnya.

Baca Juga: Tampil Memukau di Solor Fun Run, Justy Aldrin Persembahkan Lagu untuk Lewotobi

Ia menambahkan, jadwal kapal menjadi pertimbangan teknis utama, bukan untuk menutupi informasi.

3. Ribuan Ikut, Ratusan Lolos

Brigjen Joao mengungkapkan, proses seleksi dilakukan secara ketat dengan jumlah peserta yang sangat besar.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X