Di Balik Tragedi KM Putri Sakinah: Labuan Bajo Dinilai Gagal Jamin Keselamatan Wisatawan

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Senin, 29 Desember 2025 | 21:06 WIB
Tim sar gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo. (Foto TBN Polda NTT)
Tim sar gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo. (Foto TBN Polda NTT)

Kosmas mengingatkan tanpa langkah konkrit dan keberanian mengambil tindakan tegas, tragedi serupa berpotensi terulang dan justru merusak citra pariwisata Indonesia di tingkat global.

“Keselamatan wisatawan harus ditempatkan sebagai prioritas utama, bukan sekadar pelengkap dari ambisi pariwisata,” kata Kosmas.

Dirinya juga menambahkan, tragedi KM Putri Sakinah harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pemangku kebijakan.

Baca Juga: Sejarah Natal 25 Desember: Dari Tradisi Gereja Awal hingga Perayaan Global di Vatikan

Menurutnya, keselamatan manusia tidak boleh dikorbankan atas nama promosi dan ambisi pariwisata.

“Jika tata kelola wisata tidak segera dibenahi, Labuan Bajo justru berisiko menjadi simbol kegagalan negara dalam menjamin keselamatan wisatawan,” kata Kosmas.

Bagi dia, tragedi ini menempatkan pemerintah pada satu tuntutan mendesak, yakni menata ulang aturan main pariwisata secara serius, menyeluruh, dan berpihak pada keselamatan manusia.

Baca Juga: Opini: Merenungkan Natal dalam Perspektif Sejarah dan Agama

Tanpa langkah nyata, slogan pariwisata kelas dunia hanya akan menjadi jargon kosong yang dibayar dengan nyawa manusia.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X