Jelang Operasi Ketupat 2026, Satlantas Manggarai Barat Kumpulkan Rental dan Ojol, Ada Pesan Khusus soal WNA

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Jumat, 23 Januari 2026 | 06:30 WIB
Kasat Lantas Manggarai Barat memimpin sosialisasi tertib lalu lintas bersama pelaku rental dan ojol di SATPAS Polres Manggarai Barat, Selasa sore menjelang Operasi. (Foto TBN Polres Mabar)
Kasat Lantas Manggarai Barat memimpin sosialisasi tertib lalu lintas bersama pelaku rental dan ojol di SATPAS Polres Manggarai Barat, Selasa sore menjelang Operasi. (Foto TBN Polres Mabar)

REPORTASENTT.COM, LABUAN BAJO-  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Manggarai Barat menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas menjelang Operasi Ketupat 2026.



Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor SATPAS Lalu Lintas Polres Manggarai Barat, Selasa sore (20/1/2026), dengan melibatkan pelaku usaha rental kendaraan bermotor serta komunitas ojek daring Gojek dan Grab di Labuan Bajo.



Kasat Lantas Polres Manggarai Barat AKP I Made Supartha Purnama memimpin langsung sosialisasi. Ia menyampaikan disiplin berlalu lintas menjadi fondasi utama keselamatan pengguna jalan.

 

Baca Juga: Pengabdian hingga Napas Terakhir, Bidan Yustina Gugur Saat Rujuk Ibu Hamil di Flores Timur



“Aturan lalu lintas bertujuan membangun budaya disiplin agar hak dan kewajiban seluruh pengguna jalan terlindungi. Edukasi terus dilakukan supaya kesadaran mandiri tumbuh dan risiko kecelakaan berkurang,” kata AKP Made Supartha.



Ia juga memberi perhatian pada status Labuan Bajo sebagai destinasi wisata premium. Wisatawan mancanegara diwajibkan mematuhi hukum Indonesia, termasuk kepemilikan SIM internasional.



Penyedia jasa rental diminta aktif memberi pemahaman kepada penyewa WNA sebelum kendaraan digunakan guna mencegah pelanggaran hukum serta kecelakaan lalu lintas.

 

Baca Juga: PELNI Catat OTP 98 Persen, Sukses Layani Angkutan Nataru 2025/2026



Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Manggarai Barat Rola Jalesi menyoroti etika berkendara di kawasan wisata.

 

Pengemudi diimbau bersikap sopan, tidak ugal-ugalan, serta mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan wisatawan.



“Labuan Bajo menjadi wajah Indonesia. Ketertiban lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Tindakan administratif akan diterapkan, mulai dari teguran hingga penderekan kendaraan yang parkir sembarangan,” kata Rola.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X