Cinta juga menceritakan pengalamannya mengetahui seseorang dengan kondisi ekonomi sangat baik tetap menerima beasiswa negara.
“Orang ini sangat mampu, tapi tetap mendapat beasiswa dari negara,” katanya.
Menurut dia, masih banyak pelajar Indonesia berprestasi yang terkendala biaya untuk melanjutkan studi ke luar negeri.
Ia berpandangan peluang tersebut seharusnya lebih diarahkan kepada generasi yang memiliki kemampuan akademik kuat namun terbatas secara finansial.
“Banyak sekali anak Indonesia yang pintar sekali tapi tidak punya uang untuk sekolah di luar negeri. Kalau mereka mendaftar, kemungkinan besar diterima. Harusnya mereka yang dibantu,” kata Cinta.
Sorotan lama Cinta Laura kembali relevan setelah polemik awardee LPDP mencuat ke ruang publik, memunculkan diskusi luas mengenai ketepatan sasaran penerima beasiswa negara.
Artikel Terkait
Om Kandung Jadi Tersangka, Ditres PPA dan PPO Polda Nusa Tenggara Timur Limpahkan Kasus Dugaan Pencabulan Anak ke Kejari Kabupaten Kupang
Kasus TPPO di Eltras Cafe Maumere, Kapolda NTT: Tak Ada Ruang bagi Perdagangan Orang
Upaya Kabur ke Luar Negeri Digagalkan, Polisi Timor Leste Amankan Buron Polres Belu
Disdukcapil Flores Timur Respons Kritik Masyarakat: Pencetakan e-KTP Tetap Berjalan Meski Ada Kendala
Sisi Lain Polisi: Ketulusan di Balik Seragam yang Tak Tertulis Media