REPORTASENTT.COM, KUPANG- Direktorat Reserse Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Nusa Tenggara Timur melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Selasa (24/2/2026).
Pelimpahan tahap II tersebut berlangsung pukul 11.15 WITA hingga 13.10 WITA. Tersangka berinisial CMS (30) diserahkan langsung kepada Jaksa Penuntut Umum untuk proses penuntutan lebih lanjut di pengadilan.
Kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/239/X/2025/SPKT/Polda NTT, tertanggal 29 Oktober 2025.
Baca Juga: Mengantuk di Jalur Menanjak, Bus Pine Green Meta Masuk Jurang di Cunca Lolos, Labuan Bajo
Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak berinisial CAS (12) di Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.
Peristiwa terakhir yang dilaporkan terjadi pada 29 Oktober 2025 sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu korban sedang berada di rumah keluarga karena orangtuanya menghadapi kedukaan.
Tersangka yang merupakan om kandung korban diketahui telah tinggal bersama keluarga tersebut selama lima tahun.
Baca Juga: PK Artis Jebolan Indonesian Idol Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Belu
Berdasarkan keterangan korban kepada penyidik, dugaan perbuatan cabul terjadi saat korban sedang tidur.
Korban juga menyampaikan dugaan tindakan serupa telah berlangsung sejak Maret 2024.
Setelah kejadian pada dini hari tersebut, korban menangis dan terdengar oleh kakeknya yang tinggal berdekatan.
Artikel Terkait
PK Artis Jebolan Indonesian Idol Jadi Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Belu
MBG Dongkrak Harga Hasil Panen di Manggarai, Petani Klaim Tak Ada Lagi Sayur Terbuang
Polisi Dalami Dugaan Ketidaksesuaian Data SKCK Terlapor Asusila di Flotim yang Lolos Seleksi TNI
Mediasi Mandek di Lembata, Gugatan Agustina Sabu Beda Seret Disnakertrans dan RS Bukit Lewoleba
Tiga Hari Hilang, Siswi 14 Tahun Ditemukan Tewas Tertimbun di Kali Watuwogat, Polisi Selidiki Rumah Terakhir yang Didatangi