REPORTASENTT.COM, KUPANG- Menjelang arus mudik Idul Fitri 2026, Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan pemantauan kesiapan layanan transportasi darat di Terminal Oebobo, Kota Kupang.
Kunjungan pada Selasa (17/3) dipimpin Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman NTT, Alberth Roy Kota, bersama jajaran. Rombongan diterima Kepala UPTD Terminal Oebobo, Maxi As, didampingi pejabat teknis lainnya.
Baca Juga: Tragedi di Sekolah Kosong: Bangunan Lapuk di TTS Roboh, Nyawa Anak Jadi Korban
Pemantauan difokuskan pada aspek keselamatan, ketersediaan fasilitas, serta pemenuhan hak dasar masyarakat sebagai pengguna layanan transportasi darat, terutama menjelang lonjakan penumpang.
Hasil pengawasan menunjukkan sejumlah kekurangan. Fasilitas kesehatan tidak tersedia, sarana bagi kelompok rentan belum memadai, serta tidak ditemukan tempat ibadah.
Ruang tunggu dinilai kurang layak dan media informasi pelayanan belum berfungsi optimal.
Baca Juga: PELNI Optimalkan Stimulus Ekonomi, Ratusan Ribu Tiket Diskon Tersalurkan
Pada aspek keselamatan, pemeriksaan kendaraan atau ramp check belum dilakukan secara rutin. Saat pemantauan berlangsung, tidak ditemukan petugas khusus untuk pemeriksaan tersebut.
Alat pemadam kebakaran yang tersedia juga tidak dalam kondisi siap pakai.
Selain itu, jalur evakuasi darurat tidak terlihat jelas dan sistem tiket belum terintegrasi.
Baca Juga: Temuan Baru Sengketa Tanah Keranga! Dokumen 1990 Ungkap Seluruh Sisi Berbatasan Tanah Negara
Artikel Terkait
Polda NTT Tindak Perwira Bermasalah, Jabatan Dirresnarkoba Diisi Pejabat Baru
Kupang Darurat Miras Ilegal? Fakta di Balik Pemusnahan Besar-besaran oleh Polisi
Temuan Baru Sengketa Tanah Keranga! Dokumen 1990 Ungkap Seluruh Sisi Berbatasan Tanah Negara
PELNI Optimalkan Stimulus Ekonomi, Ratusan Ribu Tiket Diskon Tersalurkan
Tragedi di Sekolah Kosong: Bangunan Lapuk di TTS Roboh, Nyawa Anak Jadi Korban