Mesin Hemodialisis RSUD Larantuka Disebut Tersedia, Pasien Flores Timur Tetap Cuci Darah di Maumere dan Kupang

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Selasa, 30 Juni 2026 | 07:05 WIB
Foto ilustrasi.
Foto ilustrasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Direktur RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka, Gregorius Bato Koten, S.Si., Apt., belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi terkait kesiapan layanan hemodialisis.

 

Baca Juga: BGN Hentikan Sementara Program MBG Saat Libur, Efisiensi Anggaran Diproyeksi Capai Rp3 Triliun

 

Konfirmasi dilakukan untuk meminta penjelasan mengenai status operasional layanan, kendala yang dihadapi apabila belum berjalan, serta perkiraan waktu mulai beroperasi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Flores Timur telah menandatangani kerja sama pengelolaan Unit Hemodialisis RSUD dr. Hendrikus Fernandez Larantuka bersama PT Masa Cipta Husada pada 27 Maret 2023.

Saat penandatanganan kerja sama tersebut, Penjabat Bupati Flores Timur saat itu, Doris Alexander Rihi, menyampaikan harapan agar kehadiran layanan hemodialisis mampu menghentikan praktik rujukan pasien ke luar daerah.

 

Baca Juga: UV Diduga Tabrak Lari di Bandung Diamuk Massa, Netizen Soroti Aksi Ugal- ugalan Sopir

"Kita punya alat, tetapi buat apa tidak dipakai. Sekarang sudah bisa dipakai dan digunakan," katanya saat acara penandatanganan kerja sama.

Koordinator Wilayah Indonesia Timur PT Masa Cipta Husada, Ester Ardrijani, juga menyampaikan alasan perusahaan terlibat dalam pengembangan layanan tersebut.

"Kami mendapat informasi banyak pasien cuci darah harus ke Maumere dan Kupang. Karena itu kami tergerak membuka fasilitas cuci darah di Larantuka agar dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi biaya yang ditanggung pasien," katanya.***

Halaman:

Editor: Florianus Harson

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X