“Berlakukan SOP dengan tepat dan cermat serta dahulukan keselamatan pasien dari pada urusan administrasi. Keberadaan seorang dokter Spesialis Bedah Saraf Intervensi vascular, empat orang Spesialis Jantung serta satu Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Jantung dan renovasi gedung Cathlab diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan di PCI ini sehingga RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes semakin menjadi RS kebanggaan masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT serta pusat rujukan pelayanan di wilayah NTT,” Katanya.
Baca Juga: IKL Kupang Dikukuhkan, Karel Botoor: Kita Semua Saudara dan Reu
Pj. Gubernur NTT kemudian bertolak ke lantai dua gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) guna meresmikan alat kesehatan kateterisasi jantung yang ditandai dengan pemotongan pita dan disaksikan oleh Direktur RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes, Dr. drg. Mindo E. Sinaga, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT, Ruth D. Laiskodat, S.Si, Apt, MM, Perwakilan Forkopimda Provinsi NTT, Perwakilan RSUP dr.Ben Mboi, Perwakilan RS JPDHK serta Para Dokter Spesialis, Dokter Umum, Tenaga Kesehatan dan Non Kesehatan RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes. Disela-sela kegiatan ini, Penjabat Ayodhia juga turut berdialog bersama para pasien serta meninjau fasilitas Alat Kesehatan Kateterisasi Jantung tersebut.
Artikel Terkait
Calon DPD Dapil NTT El Asamau: Mohon Maaf Kita tidak Terpilih
Tekad Menuju WBK dan WBBM, Rupbasan Kupang Kunjungi Ombudsman NTT
Jadi DPO, Akhir Pelarian Oknum Calon Pastor Pelaku Pencabulan di NTT
Ombudsman NTT Jawabi Pertanyaan Warga Terakait Syarat dan Tarif Pengurusan SIM
Calon Siswa Perwira Polri Ikuti Tes Kesemaptaan Jasmani di Mapolda NTT
Gema Ramadan 1445 Hijriah di Kota Pancasila Ende- NTT