REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Beredar sebuah unggahan video di media sosial Instagram yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang berpidato dan sejumlah orang yang tengah melakukan aksi demonstrasi.
Dalam unggahan video tersebut terdengar Presiden Jokowi mengatakan kepada seluruh Kapolda, Kapolres, jajaran Polres, dan Polsek semuanya untuk kejar 'mereka', tangkap ‘mereka’, hajar ‘mereka’, hantam ‘mereka’, kalau undang-undang memperbolehkan dor ‘mereka’.
Unggahan video tersebut juga disertai dengan narasi "gk akan ada demo kl sudah jurdil, apakah layak seorang pemimpin bangsa berbicara dengan penuh ancaman pada rakyatnya?
Faktanya, video Presiden Joko Widodo yang sedang berpidato tersebut tidak ada kaitannya dengan aksi demonstrasi yang juga ditayangkan pada video.
Klaim narasi pada unggahan tersebut juga tidak benar. Dikutip dari situs turnbackhoax.id, video tersebut tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Video serupa ditemukan pada kanal YouTube milik Kementerian Sekretariat Negara yang berjudul “Presiden Jokowi: Kejar Pengedar Narkoba! Tangkap! atau Bahkan di Dor Saja! yang telah diunggah pada 27 Juni 2016 lalu.
Video itu memperlihatkan Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional, di kawasan Kota Tua, Jakarta.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi meminta agar aparat kepolisian dan Badan Narkotika Nasional mengambil langkah tegas terhadap pengedar narkoba.
Link Counter:
Link Counter:
• https://turnbackhoax.id/2024/03/17/salah-jokowi-perintahkan-menangkap-pendemo-pemilu-2024/
• https://www.youtube.com/watch?v=quXrsXK5nMQ
• https://www.youtube.com/watch?v=quXrsXK5nMQ
Artikel Terkait
Kebakaran Hutan di Kawasan Bandara Hang Nadim Batam, Dua Unit Mobil Water Canon Dikerahkan
Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2024, Yuk Ikut Program Mudik Gratis dari Pemerintah
BP3MI NTT Tangani PMI yang Kembali dari Luar Negeri Melalui Help Desk di Bandara El Tari Kupang
Kematian Ibu- Bayi Asal Adonara, Tamparan bagi Kabupaten Flotim dalam Prestasi 2H2 Centre oleh Kemenpan RB
Lagi, Seorang Prajurit Terbaik Korps Marinir Tewas di Tembak di Distrik Muara, Puncak Jaya