Puluhan Butir Peluru dan Granat Diamankan Polres Belu

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Sabtu, 13 April 2024 | 20:19 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

"Sehingga Bripka Mario langsung melaporkan hal tersebut kepata Kepala Unit IV Keamanan (Kanit Kam) Aiptu Lucky Cristanto untuk ditindak lanjuti," terang Kapolres Belu.

Usai menerima laporan, Kabag Ops Polres Belu AKP. I Nengah Sutawinaya bersama Kasat Intelkam Polres Belu, AKP. Imanuel Lado, S.T didampingi Kanit IV Aiptu Lucky Cristanto, Kanit II Aipda Yanbers dan Anggota siaga Sat Intelkam turun ke lokasi penemuan bahan peledak tersebut untuk mengamankan TKP.

Baca Juga: Didampingi Iriana Jokowi, Presiden Tunaikan Salat Idulfitri 1445 Hijriah di Masjid Istiqlal

AKBP Richo juga menambahkan, saat anggotanya mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian berhasil mengamankan bahan peledak berupa 2 (dua) Granat Tangan dan puluhan butuir peluru antara lain, satu buah amunisi besar, 11 butir amunisi revolver, saru butir amunisi FN, 19 butir amunisi AK, 25 butir amunisi SKS, 4 butir amunisi K 7,9 dan 1 butir amunisi K 7,4.

 

Diserahkan kepada Pihak Berwajib

Terkait temuan tersebut, Kapolres Belu mengimbau kepada keluarga purnawirawan atau kalangan masyarakat umum lainnya yang menyimpan senjata api, maupun bahan peledak peninggalan keluarga mereka semasa bertugas agar dapat diserahkan kepada pihak berwajib.

"Agar segera mengembalikannya, karena jika dibuang sembarangan atau disimpan bisa membahayakan orang banyak," harap Kapolres. 

Karena menurut dia, kepemilikan senjata api maupun bahan peledak harus memiliki izin resmi dari kepolisian agar tidak disalah gunakan, tidak merugikan dan membahayakan diri sendiri bahkan warga masyarakat lainnya.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X