REPORTASENTT.COM, KUPANG- Penjabat Bupati Kupang Alexon Lumba geram dan mengancam memecat dengan sejumlah oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Kupang, NTT.
Kemarahan itu mencuat ketika Ia menemukan dua orang pegawai P3K melakukan swafoto saat berdoa dalam apel. Alexon saat menuruni tangga halaman kantor Bupati tampak emosi, karena perlakuan dari kedua oknum Pegawai PPPK tersebut.
Saat dirinya mengampiri barisan belakang dan berupaya menarik tangan salah seorang oknum pegawai P3K itu, semua peserta apel pun diam dan hening.
Baca Juga: Kecelakaan Helikopter Presiden Iran: Apa yang Kita Ketahui Tentang Kematian Ebrahim Raisi
"Masa orang berdoa mereka tertawa dari barisan, foto kiri kanan. Kamu tidak ada agama barang kali," kata Alexon Lumba.
Langkah cepat Alexon Lumba mengampiri oknum pegawai itu juga didampingi Satpol PP.
"Dua ibu yang dibelakang barisan yang foto-foto dan memakai kaca mata hitam maju ke depan," ungkap Alexon sambil menunjuk dan berkata dengan nada keras.
Baca Juga: Ajukan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu, Biden Menyerang Permintaan Jaksa ICC
Sontak semua pandangan mengarah ke barisan belakang namun tak ada orang yang maju.
Sontak semua pandangan mengarah ke barisan belakang namun tak ada orang yang maju.
Hal itu membuat dirinya berang dan langsung turun ke barisan menuju arah kedua PPPK tersebut diikuti seluruh pimpinan OPD.
Saat tiba di depan barisan dirinya kembali mengulangi kata-katanya meminta kedua pegawai maju namun tak ada reaksi dari belakang barisan Alexon langsung menuju ke kedua pegawai tersebut.
Saat tiba di depan barisan dirinya kembali mengulangi kata-katanya meminta kedua pegawai maju namun tak ada reaksi dari belakang barisan Alexon langsung menuju ke kedua pegawai tersebut.
Baca Juga: Tangisan Anak Korban Berhasil Gagalkan Niat Seorang Pria Ini Paksa Tiduri Istri Kerabatnya
"Mana ibu yang pakai kaca mata tadi. Ibu sini, yang foto tadi," tegas Pj bupati sembari menjawabi seorang pegawai perempuan yang mengelak kalau mereka tidak foto saat apel.
Perempuan yang mengenakan pakian kopri itu pun tampak mengelak, saat dirinya ditanya berulang kali.
Alexon Lumba pun semakin geram dan menganggap pegawai P3K itu menipu dirinya.
"Ada foto dari sini, masa tipu lagi saya. Saya pecat kalian memang e. E... sini, kau sini, kau foto, kau pikir saya tidak tau. Kamu mental baru jadi pegawai bikin gaya seperti ini bodoh kamu,” ungkap Alexon Lumba.
Namun kedua pegawai itu pun mengatakan, salah seorang pegawai mengaku ia hanya terima telepon menjawabi panggilan karena anaknya sakit, satunya terus berupaya mengelak.
Alexon mengakui kalau kedua pegawai pada saat berdoa dalam aepl tersebut, sedang melakukan swafoto.
"Kalau telepon keluar dari barisan, baru jadi pegawai, baru terima SK saja modelnya seperti ini," ungapnya, sembari meminta agar kedua pegawai tersebut diberikan pembinaan secara tegas.
Artikel Terkait
Kasus Penganiayaan di Desa Meninting Lombok Barat, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
Bandar Narkotika di Lampung Ditangkap, Polisi Sita Puluhan Bungkus Sabu Siap Edar
Tangisan Anak Korban Berhasil Gagalkan Niat Seorang Pria Ini Paksa Tiduri Istri Kerabatnya
Ajukan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu, Biden Menyerang Permintaan Jaksa ICC
Kecelakaan Helikopter Presiden Iran: Apa yang Kita Ketahui Tentang Kematian Ebrahim Raisi