REPORTASENTT.COM, BALI- Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Bali menerangkan terkait Helikopter terjatuh di jalan Pura Kulat, Gang Tunjung Suluban, Desa Pecatu Badung, pada 19 Juli 2024.
Heli tersebut membawa 4 orang penumpang WNA (wisatawan) dan 1 Pilot Heli untuk melakukan tour wisata udara.
Kombes Pol Jansen Avitus meriwayatkan, kronologis insiden tersebut.
Dari keterangan saksi perwakilan PT Indo Aviasi Perkasa, kata Kombes Pol Jansen, menyampaikan sekitar pukul 14.00 Wita, Helikopter PK-WSP milik PT Indo Aviasi Perkasa lepas landas dari helipad kawasan GWK Culture Park.
Heli itu kata Dia, diawaki oleh Kapten DKS selaku Pilot dengan membawa penumpang sejumlah 4 orang penimpang (3 Laki - laki dan 1 perempuan).
"Sekitar 10 menit lepas landas, helikopter tidak termonitor oleh Radar dan di perkirakan mengalami kendala," katanya.
Baca Juga: Insiden Kematian Gadis di Kalimantan Mirip Kasus Vina, Polri Didesak Temukan Pelaku
Atas kejadian tersebut katanya, saksi berusaha untuk menghubungi dan melacak keberadaan Helikopter.
"Selanjutnya saksi mendapati bahwa helikopter sudah terjatuh dan berada di bawah di antara 2 tebing dalam kondisi terguling," ungkapnya, dilansir melalui laman Polda Bali.
Dan seluruh penumpang Heli lanjut Kombes Pol Jansen, berjumlah 5 orang, terevakuasi dalam kondisi selamat ke Rumah terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Kasus Pencurian Sapi di TTU, Dua Pelaku Ditangkap
Adapun identitas para korban yaitu :
1. Kapten DKS selaku pilot.
Artikel Terkait
Situasi Pasca Perusakan Kantor Bupati Boven Digoel di Papua Mulai Kondusif
Polisi Ungkap Kronologi Kasus Pencurian Sapi di TTU, Dua Pelaku Ditangkap
Terlambat Apel Pagi, Anggota Polisi di Polda NTT Dapat Sanksi dari Provost
Insiden Kematian Gadis di Kalimantan Mirip Kasus Vina, Polri Didesak Temukan Pelaku
Gertak Florata Desak Kapolri Copot Kapolda NTT, Robert: Jatah Mabes Kenapa Tidak ke Polda Metro Jaya?