REPORTASENTT.COM, BANDUNG- Polda Jawa Barat (Jabar) membantah Iptu Rudiana dicopot dari jabatan kapolsek.
Informasi pencopotan tersebut beredar luas di media sosial.
Dalam info yang beredar, Iptu Rudiana disebut dicopot dari jabatan kapolsek usai menjalani pemeriksaan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Dalam info yang beredar, Iptu Rudiana disebut dicopot dari jabatan kapolsek usai menjalani pemeriksaan oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Kapal Pesiar Sisilia Tenggelam di Italia, Ketua Morgan Stanley International Jonathan Bloomer Termasuk di Antara Korban Hilang
"Polda Jabar tidak menemukan informasi valid soal Iptu Rudiana sudah diperiksa Kapolri soal kasus Vina langsung dicopot dari jabatan Kapolsek," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes. Pol. Jules Abraham Abast dalam keterangan tertulis, Kamis (15/8/2024).
Kabid Humas menerangkan, pihaknya dapat memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Hal itu dipastikan usai tim penyidik melakukan penelusuran.
“Faktanya berdasarkan penelusuran Polda Jabar narasi tersebut tidak benar atau hoax," jelas Kabid Humas.
"Polda Jabar tidak menemukan informasi valid soal Iptu Rudiana sudah diperiksa Kapolri soal kasus Vina langsung dicopot dari jabatan Kapolsek," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes. Pol. Jules Abraham Abast dalam keterangan tertulis, Kamis (15/8/2024).
Kabid Humas menerangkan, pihaknya dapat memastikan bahwa informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Hal itu dipastikan usai tim penyidik melakukan penelusuran.
“Faktanya berdasarkan penelusuran Polda Jabar narasi tersebut tidak benar atau hoax," jelas Kabid Humas.
Baca Juga: George Santos Mantan Anggota Kongres Partai Republik Dikenal karena Sebaran Kebohongan dan Fantasi Aneh Selama Kariernya yang Singkat
Di sisi lain, Kabid Humas meminta agar masyarakat tidak mudah mempercayai berbagai informasi di media sosial yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Masyarakat pun diminta mempercayakan penanganan kasus ini akan dilakukan hingga tuntas.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi dan tentu lebih selektif dalam menyaring informasi yang diterima," ungkapnya.
Di sisi lain, Kabid Humas meminta agar masyarakat tidak mudah mempercayai berbagai informasi di media sosial yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Masyarakat pun diminta mempercayakan penanganan kasus ini akan dilakukan hingga tuntas.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi dan tentu lebih selektif dalam menyaring informasi yang diterima," ungkapnya.
Artikel Terkait
Pria Ditemukan Tewas di Kontrakan Jabar, Gegerkan Warga Sekitar
Mendag Zulkifli Hasan Pimpin Ekspose Penindakan Produk Impor Ilegal: Temuan Satgas Senilai Rp46,19 miliar
Mendag Zulkifli Hasan Perangi Pelanggaran: Minol dan Barang Ilegal Senilai Rp20,23 Miliar Dimusnahkan
George Santos Mantan Anggota Kongres Partai Republik Dikenal karena Sebaran Kebohongan dan Fantasi Aneh Selama Kariernya yang Singkat
Kapal Pesiar Sisilia Tenggelam di Italia, Ketua Morgan Stanley International Jonathan Bloomer Termasuk di Antara Korban Hilang