REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur akhirnya resmi menetapkan status tanggap darurat bencana alam erupsi gunung berapi Lewo Tobi laki- laki di Kecamatan Wulunggitang, Kabupaten Flores Timur tahun 2024.
Status penetapan ini berdasarkan surat keputusan Bupati Flores Timur, yang ditandatangani oleh pejabat Bupati Flores Timur Sulastri Rasyid.
Status tanggap darurat bencana alam ini selama 58 (lima puluh delapan) hari terhitung sejak tanggal 04 Nopember 2024 sampai dengan tanggal 31 Desember 2024.
Baca Juga: Muntahan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Terjebak di Dalam Rumah, Butuh Bantuan Segera
Meningkatnya tingkat aktivitas gunung berapi Lewotobi Laki-laki dari level III (siaga) ke level IV (awas) telah menyebabkan korban jiwa dan keruskaan harta benda dan fasilitas lainnya.
Dalam rangka mengantisipasi dan meminimalisir dampak bencana yang terjadi, perlu dilakukan upaya penanganan yang bersifat cepat, tepat dan terpadu sesuai standard dan prosedur penanganan pada masa tanggap darurat bencana.
Lewotobi Laki- laki Erupsi Dasyhat
Gunung Lewotobi Laki- laki meletus pada tengah malam, tepatnya pukul 12.00 WITA, memuntahkan lahar panas, pasir, kerikil, dan bebatuan yang menimbulkan kerusakan parah.
Beberapa rumah warga dilaporkan terbakar, dan ada korban jiwa akibat panas serta bebatuan yang jatuh menghantam rumah- rumah di Desa Klatanlo.
Pos Pengamatan Gunungapi Lewotobi Laki- laki secara resmi menaikkan status gunung ini dari level III (Siaga) ke level IV (Awas) terhitung sejak 3 November 2023 pukul 24.00 WITA.
Artikel Terkait
Bawaslu Imbau Daerah Verifikasi Ulang Daftar Pemilih Tetap Pilkada 2024
Ketua Komisi XIII DPR RI Minta Nilai- nilai HAM di Indonesia Diterapkan Seperti Drakor
Menuju Sekolah Ramah Anak, PGRI Flotim Gelar Lokakarya Budaya Posifif
Gunung Lewotobi Laki- laki Muntahkan Lahar Panas Tengah Malam: Status Meningkat, Korban Jiwa Dilaporkan
Muntahan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Terjebak di Dalam Rumah, Butuh Bantuan Segera