Menteri Sosial Pastikan Bantuan Sosial Layak bagi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki- laki

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Selasa, 5 November 2024 | 18:43 WIB
Dokumen foto erupsi gunung berapi Lewo Tobi.
Dokumen foto erupsi gunung berapi Lewo Tobi.

Bantuan sembako sebanyak 2.500 paket senilai Rp500 juta juga akan dibagikan. Untuk ahli waris korban meninggal, Kemensos telah menyiapkan santunan sebesar Rp135 juta.

Selanjutnya, Kemensos akan memberikan layanan dukungan psikososial (LDP) untuk membantu pemulihan mental para pengungsi.

 Baca Juga: Muntahan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Warga Terjebak di Dalam Rumah, Butuh Bantuan Segera

Sekadar diketahui, erupsi besar Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi pada 3 November 2024 pukul 23.57 WITA.

Letusan kali ini mengakibatkan peningkatan status gunung dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas).

Bupati Flores Timur telah menetapkan status tanggap darurat selama 58 hari, terhitung sejak 4 November hingga 31 Desember 2024.

 Baca Juga: Angka Pengungsi Lewotobi Terus Meningkat, Tembus 1.403 Orang, Tersebar di Dua Titik Pengungsian

Letusan kali ini membuat tujuh desa di Kecamatan Wulanggitang dan satu desa di Kecamatan Ilebura terdampak parah.

Korban jiwa tercatat sebanyak 10 orang, 63 orang mengalami luka-luka, dengan rincian 31 orang mengalami luka berat dan 32 orang mengalami luka ringan.

Sebanyak 2.472 orang mengungsi ke tiga titik pengungsian terpusat, yakni di Desa Konga yang menampung 1.219 orang, Desa Bokang dengan 606 pengungsi, dan Hokeng dengan 647 pengungsi.

 Baca Juga: Dede Yusuf Usulkan Satgas Pembasmi Mafia Tanah: Tegas, Bikin Kapok Para Mafia!

Selain pengungsian terpusat, terdapat juga pengungsian mandiri di rumah-rumah warga sekitar, yang jumlahnya masih dalam proses pendataan.

Bantuan dari Kementerian Sosial.

Kerusakan bangunan akibat erupsi ini juga sedang didata oleh Kemensos.

 

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X