Pj. Bupati Flotim dan Kadis Disemprot, Maruarar Sirait: Saya Mentri dan Jenderal Bintang 3 Saja Turun Tangan Langsung

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Jumat, 15 November 2024 | 07:24 WIB
Mentri PKP Maruarar Sirait saat menanyakan lokasi ke Pj. Bupati Flotim. (Foto Tangkapan layar Instagram Maruarar Sirait. )
Mentri PKP Maruarar Sirait saat menanyakan lokasi ke Pj. Bupati Flotim. (Foto Tangkapan layar Instagram Maruarar Sirait. )

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, melontarkan teguran keras kepada Penjabat Kepala Bupati Flores Timur (Pj. Bupati), Sulastri Rasyid dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Flores Timur, Eduard J. Fernandez, saat melakukan survei lokasi relokasi bagi para pengungsi korban erupsi Gunung Lewotobi laki- laki, Rabu (13/11/2024).

Teguran ini bermula ketika Mentri Maruarar menemukan bahwa Pj. Bupati dan Kadis belum pernah meninjau langsung dua lokasi yang mereka usulkan sebagai tempat relokasi, meskipun mereka yang mengusulkan lokasi tersebut.

Dalam video yang diunggah melalui aqun Instagranya, Mentri PKP mempertanyakan Pj. Bupati Sulastri Rasyid terkait lokasi relokasi yang baru saja mereka kunjungi.

 Baca Juga: Dapat Lego dari Wakil Presiden, Anak- anak di Pengungsian Desa Kobasoma Bilang Begini!

“Bu, saya mau tanya, ibu kan yang mengusulkan dua lokasi ini, ibu sudah pernah ke sini, kan?” tanya Mentri PKP, Maruarar Sirait.

Dengan jujur, Pj. Bupati Flotim itu mengakui bahwa ini adalah pertama kalinya ia melihat lokasi tersebut, dan itupun baru bersama dengan Mentri.

Pengakuan tersebut membuat Bupati semakin menegaskan pentingnya pengecekan lapangan sebelum mengajukan usulan.

 Baca Juga: Dihadapan Komisi III DPR, Kapolri Beberkan Strategi Cegah Kebocoran Anggaran Negara

“Kalau kita tidak survei, kita tidak akan tahu situasinya,” ujar Maruarar.

Mentri PKP juga menyampaikan bahwa sebagai pemimpin daerah, seharunya turun langsung untuk meninjau lokasi.

“Saya Mentri dan kepala BNPB saja turun tangan langsung, jadi kenapa Pj. Bupati tidak turun lebih dulu?” ujarnya.

Baca Juga: Kabupaten Lembata Dapat Dokter Spesialis Obsgin WNI Lulusan Luar Negeri dari Kemenkes

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Flores Timur juga mendapat teguran karena menyatakan belum pernah ke lokasi namun telah mengirim tim untuk survei.

Pernyataan ini langsung dibantah oleh MentriPKP.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X