Menuju Sekolah Ramah Anak, PGRI Flotim Gelar Lokakarya Budaya Posifif

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 3 November 2024 | 16:30 WIB
Foto Elen Labina
Foto Elen Labina

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur pada Sabtu (2/11/24) mengadakan lokakarya budaya posifif.

Acara ini terlaksana berkat kolaborasi antara PGRI Kabupaten Flores Timur dengan Keluarga Besar SDK Honihama yang berlokasi di Desa Tuwagoetobi, Pulau Adonara.

Hadir sebagai Narasumber Pengurus PGRI Flores Timur, Silvester Sina Wuan. Silvester Sina juga merupakan Pengawas Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Flores Timur.

 Baca Juga: Ketua Komisi XIII DPR RI Minta Nilai- nilai HAM di Indonesia Diterapkan Seperti Drakor

Ia didampingi oleh Tedi Teluma, Vin Mudaledo (Pengurus PGRI Flores Timur), Albert Inguliman ( Wakil Ketua PGRI Cabang Witihama) juga Fransiskus Kia Beda, Pengawas Sekolah, yang merupakan mantan Kepala SDK Honihama.

Kehadiran Pengurus PGRI Kabupaten Flores Timur bersama rombongan disambut dengan suguhan tarian daerah oleh anak anak SDK Honihama penuh antusias.

Gong yang ditabu berirama oleh Anak anak SDK Honihama, mampu mengiringi tarian yang apik.

 Baca Juga: Bawaslu Imbau Daerah Verifikasi Ulang Daftar Pemilih Tetap Pilkada 2024

Setelah menyambut di gerbang sekolah, para guru, siswa dan Komite Sekolah tampak kompak dan berbaris rapih di sisi kiri dan kanan berarak mengantar Pengurus PGRI Kabupaten Flores Timur ke Aula SDK Honihama untuk dimulainnya kegiatan.

Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur dalam sambutannya secara online membuka kegiatan mengatakan, SDK Homihama adalah almamaternya.

SDK Honihama mendapat kesempatan baik dan luar biasa karena tidak semua sekolah dikunjungi oleh PGRI Kabupaten Flores Timur.

 Baca Juga: Dirlantas Polda JatimUngkap Kejadian Laka Lantas di Jalan Kedungdoro Surabaya

Menurut Maksi, Sekolah Ramah Anak adalah bagaimana peran segenap elemen dalam sekolah dan masyarakat secara luas untuk menciptakan iklim belajar di sekolah yang aman, sehat dan menyenangkan.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X