Tangani Laporan terkait Pilkada 2024, Bawaslu RI Minta Jajarannya Pahami Regulasi

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Kamis, 4 Juli 2024 | 09:43 WIB
Foto Desain by Tim Reportasentt
Foto Desain by Tim Reportasentt
 
 
REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Puadi meminta seluruh jajaran Bawaslu daerah memahami regulasi agar dapat memberikan kemudahan bagi siapa pun yang akan menyampaikan laporannya ke lembaga penyelenggara pemilu ini.

"Teman-teman harus memahami regulasi dan menjadikannya sebagai acuan dalam melaksanakan tugas, terutama terkait dengan tepat waktu, juga tepat prosedur penanganan pelanggaran," tegas Anggota Puadi dalam keterangan tertulis, Rabu (3/7/24).

Anggota Puadi menyebutkan beberapa peraturan Bawaslu yang harus dipahami dalam penanganan pelanggaran Perbawaslu 8 Tahun 2020 tentang Laporan dan Temuan Penanganan Pelanggaran dalam Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
 
Baca Juga: Aksi Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB Selamatkan Warga Yang Terseret Arus Banjir

Selain itu, Perbawaslu 9 Tahun 2020 tentang Pelanggaran Administrasi Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara TSM dan peraturan bersama sentra gakkumdu.

Anggota Puadi berpesan tidak hanya kemudahan bagi pencari keadilan, prosesnya dan hasilnya harus secara transparan. Hal itu agar masyarakat mengetahui Bawaslu bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku demi menjaga kedaulatan rakyat.

"Ketika hasilnya dilakukan secara transparan, masyarakat bisa melihat Bawaslu memiliki kepentingan untuk menjaga kedaulatan rakyat dan kepentingan untuk mengawal pemilu yang jujur dan adil," ujar Anggota Puadi.
 
Baca Juga: Dibedah Oleh Kapolres Joni Mahardika, Rasa Haru Rahmawati Saat Menerima Kunci Rumahnya yang Baru

Ia menilai ihwal itu juga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Pilkada 2024. "Trust atau kepercayaan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan pemilihan kepala daerah mendatang," terang Anggota Puadi.

Apalagi, pemilihan kepala daerah memiliki tantangannya sendiri, terutama terkait dengan politik lokal. Oleh karena itu, dia mengingatkan akan pentingnya bawaslu daerah menguasai regulasi.
 
Selain itu, Anggota Puadi meminta bawaslu daerah membangun chemistry dengan kepolisian dan kejaksaan yang tergabung dalam sentra gakkumdu di daerahnya masing-masing.
 
Baca Juga: Peringati Ulang Tahun ke-3, Komitmen Promedia untuk Masa Depan

"Tolong bangun koordinasi dengan polisi dan jaksa karena hanya punya waktu menindaklanjuti laporan 3 hari plus 2 hari," jelasnya.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X