Singgung Solor, Netizen Kecam Pernyataan Ketua Komisioner KPU Flores Timur

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Sabtu, 2 Maret 2024 | 19:10 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Heboh dengan ucapan yang diduga rasis yang dikeluarkan oleh ketua komisioner KPU Flores Timur Antonius Djentera Betan terhadap Robert Ledor salah satu saksi Parpol Garuda, pada rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu tahun 2024 tingkat Kabupaten Flotim, netizen Flores beramai- ramai mengecam pernyataan ketua KPU Flores Timur itu.

Dalam situasi pleno yang diwarnai dengan beragam instrupsi dari para saksi partai politik, membuat ketua Komisioner KPU pun hilang kendali dalam suasana rapat pleno berlangsung. 

"Kamu dari Solor, ya? Kamu tahu tidak tanah kuburan masih basah sampai hari ini," demikian potongan pernyataan ketua Komisioner KPU dalam video yang disiarkan langung oleh KPU Flores Timur.

Baca Juga: Ketua KPUD Flores Timur Usir Saksi Parpol Saat Repat Pleno Terbuka

Menanggapi pernyataannya kata- kata yang diduga berbau rasis oleh ketua komisioner KPU Flores Timur, netizen pada grup facebook Suara Flotim pun beramai- ramai memberikan komentar mereka.

Pada aqun @Alfonzo Niron mengutip pernyataan langsung dari ketua KPU.

"Kamu dari Solor, ya? Kamu tahu tidak tanah kuburan masih basah sampai hari ini," tulis Alfonzo pada grup facebook Suara Flotim. 

Baca Juga: Viral Video Ajaran Agama yang Boleh Bertukar Pasangan, Polda Jatim Periksa Gus Samsudin

"Secara pribadi sebagai orang Solor, saya hanya minta klarifikasi yang terhormat bapak ketua KPU Flotim atas pernyataannya. Walaupun mungkin dirasa kurang penting menanggapi ini. Tetapi alangkah baiknya hal ini di klarifikasi shngga tidak terjadi keragaman penafsiran yang berakibat pada ketersinggungan khususnya kami orang solor," tulis Alfonzo Niron. 

Aqun @Vincent Ledor Tiflos dalam komentarnya juga mengatakan pernyataannya itu dilontarkan oleh ketua KPU secara sadar, bukan menyerang perorangan.

"Tapi ini sudah pada lewo. Kalimat verbal itu sangat menyakitkan bagi saya yang lahir dan hidup di pulau solor. Kalimat inipun sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang Ketua ( lembaga terhormat). Apa hebatnya sehingga membuat peryataan demikian?," tulisnya.

Baca Juga: Mbappe Gagal Cetak Gol, PSG Dipaksa Main Imbang AS Monaco 0- 0

Pada aqun @Emild Manuk, Ia tidak menerima atas pernyataan dari Ketua Komisioner KPU Itu.

"Bapak ketua KPU yang terhormat kenapa mendiskriminasikan Tanah Solor kami?

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X