daerah

Uskup Agung Ende: OMK SVD Harus Jadi Terang Dunia dan Agen Perubahan

Senin, 14 Juli 2025 | 22:55 WIB
Mgr. Paul Budi Kleden, Uskup Agung Ende. (Foto/ ist)

 

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pendidikan iman dan pemahaman nilai Katolik menjadi sorotan utama dalam pertemuan Orang Muda Katolik Serikat Sabda Allah (OMK SVD) di Paroki St. Ignatius Waibalun, Sabtu (12/7).

Dalam acara SVD Youth Day VI yang dihadiri OMK dari Distrik Larantuka dan Lembata, Uskup Agung Ende, Mgr. Dr. Paul Budi Kleden, tampil sebagai narasumber utama dan menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam Gereja dan masyarakat.

"Orang Muda Katolik dipanggil untuk menjadi terang dunia dan garam dunia. Mereka harus menjadi saksi Kristus yang hidup melalui semangat pertobatan dan pelayanan kasih," kata Mgr. Kleden di hadapan ratusan peserta yang memadati aula paroki.



Baca Juga: Perawat dan Bidan di Adonara Terpaksa Gantikan Dokter, Ini Penjelasan Lengkap Kepala Puskesmas

Dalam pemaparannya, Uskup Agung menyampaikan bahwa OMK sebagai generasi penerus Gereja harus memiliki pemahaman mendalam akan ajaran Katolik, serta mampu mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Namun, ia juga menggarisbawahi sejumlah tantangan serius yang dihadapi OMK saat ini.

“Banyak anak muda terjebak dalam gaya hidup hedonis dan materialistis. Mereka lebih fokus pada kesenangan duniawi daripada nilai spiritual,” ujarnya.

Baca Juga: Nara Teater Pentas Ibu Tanah di Desa Nayubaya, Buka Tur Teater Bertema Sejarah dan Perlawanan

Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan media sosial turut memberi dampak ganda.

Di satu sisi memberi akses informasi yang luas, namun di sisi lain membuka celah terhadap penyebaran hoaks, konten negatif, hingga krisis identitas dan iman.

Mgr. Kleden juga menekankan pentingnya sikap kritis di kalangan OMK dalam menyikapi ajaran, informasi, dan dinamika sosial.

Baca Juga: Dikira Boneka Jerami, Ternyata M4yat! Penemuan Mengejutkan Buruh Tani di Sawah Kediri

“Sikap kritis bukan berarti memberontak, melainkan usaha untuk memahami lebih dalam dan menentukan pilihan hidup secara sadar,” jelasnya.

Menurutnya, masa muda adalah fase pencarian jati diri.

Halaman:

Tags

Terkini