Oleh karena itu, OMK dituntut untuk aktif bukan hanya sebagai peserta dalam kegiatan gereja, tetapi juga sebagai agen perubahan dan pembawa semangat baru dalam komunitas.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Depan Pasar Alok Sikka, Satu Pengendara Tewas Usai Tabrakan
“OMK harus tampil sebagai pemimpin masa depan, baik dalam gereja maupun dalam kehidupan sosial,” tambahnya.
Kontribusi untuk Gereja dan Bangsa
Di akhir sesi, Mgr. Budi Kleden mengajak OMK untuk tidak hanya berkontribusi di lingkungan gereja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
“Pendidikan politik bagi OMK penting, agar mereka memahami peran dan tanggung jawab sebagai warga negara. Ini bagian dari panggilan iman: mewujudkan keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya. (Bm)
Artikel Terkait
Guru SD di NTT Diduga Cabuli 24 Siswa, Praperadilan Ditolak Hakim!
Dikira Boneka Jerami, Ternyata M4yat! Penemuan Mengejutkan Buruh Tani di Sawah Kediri
TNI AL Salurkan 386 Batang Pipa Air untuk Atasi Krisis Air Bersih di Ile Boleng
Nara Teater Pentas Ibu Tanah di Desa Nayubaya, Buka Tur Teater Bertema Sejarah dan Perlawanan
Perawat dan Bidan di Adonara Terpaksa Gantikan Dokter, Ini Penjelasan Lengkap Kepala Puskesmas