daerah

Realisasi TKDD Flores Timur 2025 Capai 90,39 Persen, DBH Masih Tertinggal Jauh

Sabtu, 29 November 2025 | 21:10 WIB
Foto ilustrasi.




REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) untuk Kabupaten Flores Timur tahun anggaran 2025 tercatat mencapai Rp 1,007 triliun atau 90,39 persen dari total pagu Rp 1,114 triliun.
 
Data ini dihimpun dari Sistem Informasi Transfer ke Daerah (SIMTRADA) per 29 November 2025.

Dari empat komponen utama TKDD, tiga di antaranya menunjukkan kinerja penyerapan yang relatif tinggi, sementara satu komponen masih tertinggal jauh.

 

Baca Juga: Flores Timur Terima Dana Transfer 2025 Sebesar Rp 1,11 Triliun, Realisasi Capai 90,35 Persen

 

DBH Jadi Komponen Terendah dalam Penyerapan

Dana Bagi Hasil (DBH) menjadi komponen dengan realisasi paling rendah.

Dari total pagu Rp 6,04 miliar, baru Rp 2,41 miliar atau 40,01 persen yang berhasil terserap.

Sejumlah subkomponen bahkan mencatat realisasi mendekati nol, di antaranya:

  • DBH PPh Pasal 21: 0 persen
  • DBH PPh Pasal 25/29 OP: 0 persen
  • DBH SDA Perikanan: 100 persen
  • DBH SDA Panas Bumi – Iuran Tetap dan Produksi: 100 persen

Kondisi ini membuat DBH menjadi penyumbang serapan terendah dibandingkan komponen TKDD lainnya.

 Baca Juga: Paus Leo XIV Sambangi Masjid Biru, Ikon Penting Kota Istanbul- Turki

DAU Menjadi Kontributor Terbesar, Serapan Capai 94,11 Persen

Dana Alokasi Umum (DAU) masih menjadi tulang punggung pembiayaan daerah. Dari pagu Rp 708,10 miliar, telah terealisasi Rp 666,43 miliar atau 94,11 persen.

Beberapa subkomponen DAU mencatat serapan penuh, seperti:

  • DAU Bidang Pendidikan: 100 persen
  • DAU Pendanaan Kelurahan: 100 persen

Namun, realisasi DAU Gaji Formasi PPPK masih relatif rendah, yakni 44,06 persen.

 

Halaman:

Tags

Terkini