LARANTUKA, REPORTASENTT.COM- Pemerintah Kabupaten Flores Timur mencatat realisasi fisik pengadaan barang dan jasa Tahun Anggaran 2025 telah mencapai 78,22 persen hingga Selasa (30/12/2025) pukul 11.30 WITA. Sementara itu, realisasi keuangan berada pada angka 65,28 persen atau setara Rp 89,58 miliar dari total pagu Rp 137,21 miliar.
Capaian tersebut disampaikan Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, dalam konferensi pers bersama wartawan di Larantuka, Selasa. Ia menjelaskan, sepanjang 2025 pemerintah daerah mengalokasikan sebanyak 510 paket pekerjaan fisik yang tersebar di 25 organisasi perangkat daerah (OPD).
“Paket-paket ini meliputi pekerjaan konstruksi, jasa konsultansi perencanaan, dan pengawasan, yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK),” kata Anton.
Baca Juga: Realisasi PAD Flores Timur 2025 Capai Rp 68,55 Miliar, Naik 22,86 Persen
Dari total paket tersebut, sebanyak 406 paket telah rampung 100 persen secara fisik. Sebanyak 16 OPD berhasil menyelesaikan seluruh pekerjaan fisiknya, sementara 10 OPD telah merealisasikan anggaran hingga 100 persen.
Lima OPD dengan Pagu Terbesar
Berdasarkan besaran anggaran, terdapat lima OPD dengan pagu pekerjaan fisik terbesar pada Tahun Anggaran 2025. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menempati posisi teratas dengan pagu Rp 42,57 miliar untuk 145 paket pekerjaan.