daerah

Pemkab Flores Timur, TNI-Polri Bangun Komunikasi dengan Raja Larantuka, Perkuat Upaya Damai di Adonara Timur

Minggu, 26 Juli 2026 | 08:34 WIB
Bupati Flores Timur bersama Kapolres, Dandim, Forkopimda, dan Raja Larantuka berdiskusi memperkuat koordinasi. (Foto Humas Res Flotim)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama TNI-Polri memperkuat langkah penyelesaian perselisihan antarwarga di Kecamatan Adonara Timur melalui pendekatan komunikasi dengan berbagai tokoh masyarakat.

Salah satu upaya dilakukan dengan menjalin silaturahmi bersama Raja Larantuka sebagai bagian dari penguatan dukungan terhadap proses rekonsiliasi.

Pertemuan berlangsung pada Jumat (24/7/2026) pukul 18.00 WITA. Hadir dalam agenda tersebut Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen, Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra, Dandim 1624/Flores Timur Letkol Inf. Erly Merlian, Ketua DPRD Flores Timur Albertus Ola Sinuor, Wakapolres Flores Timur Kompol I Ketut Mastina, Sekretaris Daerah Petrus Pedo Maran, AKBP Gede Putra Yase, serta jajaran Forkopimda dan pejabat terkait.

 

 

Baca Juga: Kasus Dugaan Penyimpangan Pengadaan Kuota Sapi di Salah Satu Kabupaten NTT Masih Tahap Penyelidikan, Polda Fokus Lengkapi Alat Bukti

 



Silaturahmi dengan Raja Larantuka Don Martinus DVG difokuskan pada penguatan komunikasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan unsur masyarakat.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk menghimpun dukungan dari berbagai elemen dalam mempercepat proses perdamaian di wilayah yang terdampak konflik.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra mengatakan penyelesaian konflik memerlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh budaya yang memiliki pengaruh dalam menjaga persatuan.

 

 

Baca Juga: Korupsi Subsidi Kapal di NTT Rugikan Negara Rp7,46 Miliar, Dua Tersangka Dijerat Polda



"Sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat menjadi modal utama menghadirkan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Kami mengajak masyarakat menahan diri, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu benar, serta mendukung setiap upaya rekonsiliasi agar situasi segera kembali normal," kata AKBP Adhitya Octorio Putra.


Komunikasi dengan Raja Larantuka dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan moral dan sosial terhadap proses rekonsiliasi.

Halaman:

Tags

Terkini